Perangi Narkoba Bersama UKM German Malang

0

ADADIMALANG – UKM GERMAN merupakan UKM Anti Napza pertama yang berdiri di kota Malang, bahkan di Jawa Timur yang didirikan pada tanggal 15 November 1999 berdasarkan SK Rektor Universitas Negeri Malang nomor 489/PT.28.H/O/1999 sebagai tindak lanjut dari Deklarasi Cibubur (Semiloka Anti Napza) pada tangga 5-7 September 1999.

Berdirinya UKM GERMAN sebagai UKM di Universitas Negeri Malang yang bergerak di bidang sosial, mempelopori berdirinya UKM sejenis diberbagai universitas di Jawa Timur khususnya di Kota Malang, seperti UKM TEGASZ di Universitas Brawijaya, UKM PASTI di Politeknik Negeri Malang, GARANK di Universitas Kanjuruhan Malang, PERDANA di Politeknik Kesehatan Malang, PIK SEHATI di Universitas Muhammadiyah Malang, dan KOMANDO di Universitas Islam Negeri Malang. Hingga saat ini, UKM GERMAN menjalin hubungan yang baik dengan UKM sejenis yang tersebar di berbagai universitas di Malang tersebut. Tidak hanya mereka, UKM GERMAN juga menjalin hubungan baik dengan UKM sejenis yang berada di Surabaya, seperti MAPANZA di Universitas Airlangga, DFC di Universitas Bhayangkara Surabaya, dan masih banyak lagi. Hal ini semakin menguatkan UKM GERMAN untuk menyerukan gerakan anti napza di lingkungan sekitar pada umumnya dan di Universitas Negeri Malang pada khususnya.

Demi menjaga eksistensinya dalam menyerukan anti napza, UKM GERMAN selalu melakukan pembaruan setiap tahunnya. Pembaruan tersebut dituangkan dalam program kerja yang disusun di awal tahun setelah kepengurusan yang baru dibentuk. Kepengurusan UKM GERMAN terdiri dari PH (Pengurus Harian) yang terdiri dari Ketua Umum, Sekertaris Umum, dan Bendahara Umum, dimana PH membawahi 6 bidang yaitu Bidang Eksternal, Bidang Pelatihan, Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Bidang Kesejahteraan, Bidang Penyuluhan, dan Bidang Internal.

Bidang Eksternal merupakan penghubung antara UKM GERMAN dengan pihak luar seperti UKM sejenis, BNN, pihak universitas, mahasiswa/i Universitas Negeri Malang, LSM, relawan dan pihak-pihak lain di luar UKM GERMAN yang menjalin kerja sama dengan UKM GERMAN. Bidang Pelatihan adalah bidang yang memberikan fasilitas pelatihan bagi anggota baru. Mereka yang membekali anggota baru dengan berbagai ilmu sehingga anggota baru dari UKM GERMAN mempunyai kualitas yang mumpuni untuk dapat terjun ke masyarakat. Bidang Litbang merupakan sumber materi dari UKM GERMAN. Materi tersebut digunakan sebagai materi penyuluhan dan untuk diposting ke berbagai media sosial UKM GERMAN dengan tujuan memberikan info kepada pembaca mengenai hal-hal berkaitan dengan NAPZA. Bidang Kesejahteraan merupakan bidang yang senantiasa menjaga kenyamanan dari CAMP (sebutan untuk sekertariat) UKM GERMAN. Dengan adanya bidang ini, camp UKM GERMAN akan selalu bersih, rapid an terpenuhi segala fasilitasnya, sehingga siapapun yang ada di camp UKM GERMAN akan merasa nyaman dan senang. Penyuluhan merupakan aksi nyata dari UKM GERMAN untuk mencegah penyalahgunaan napza. Berbagai hal yang berkaitan dengan penyuluhan dan peringatan hari besar seperti HARTEM (Hari Tanpa Tembakau), HANI (Hari Anti Narkoba Internasional) dan HAS (Hari AIDS Sedunia), merupakan tanggung jawab dari Bidang Penyuluhan. Untuk menunjukkan keseriusannya dalam menyerukan bahaya napza, Bidang Penyuluhan selalu memberikan inovasi tiap tahunnya di setiap peringatan HARTEM, HANI dan HAS. Hampir 15 tahun UKM GERMAN berdiri, hal ini tidak luput dari kerja keras Bidang Internal untuk menyatukan seluruh anggota UKM GERMAN dengan berbagai program kerja dan agenda nya yang inovatif, kreatif dan menarik.

Keanggotaan UKM GERMAN terdiri dari Anggota, Anggota Luar Biasa yaitu anggota yang telah lulus dari Universitas Negeri Malang, dan Relawan.

Untuk bisa menjadi anggota UKM GERMAN (GERMANISTY) maka harus mengikuti DIKLAT (pendidikan dan pelatihan) terlebih dahulu yang ditujukan untuk semua mahasiswa/i Universitas Negeri Malang dan dilaksanakan setiap tahun sekali pada awal tahun. UKM GERMAN memberikan fasilitas bagi seluruh pihak baik di dalam maupun di luar Universitas Negeri Malang untuk bisa berkontrobusi dalam penyeruan anti napza tanpa mengikuti DIKLAT, yakni dengan mendaftarkan diri menjadi relawan.

Selama masa kepengurusan, yakni Januari-Desember, PH, ke-enam bidang yang ada, anggota, dan relawan bersinergi untuk menjalankan berbagai proker besar guna mewujudkan visi dari UKM GERMAN yaitu, mencegah dan menanggulangi penyalahgunaan NAPZA di kalangan mahasiswa UM pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Salah satu proker besar UKM GERMAN yaitu Kunjungan Link Besar ke BNN Pusat di Jakarta, Panti Rehabilitasi LIDO di Bogor, Panti Rehabilitasi PSPP di Yogyakarta, dan kunjungan UKM sejenis di Surabaya dan Jakarta, yang merupakan program kerja dari Bidang Eksternal. DIKLAT ruang dan alam dan LKMO (Latihan Keterampilanan dan Manajemen Organisasi) merupakan proker besar dari Bidang Litbang yang berkaitan dengan regenerasi keanggotaan UKM GERMAN. Setelah anggota baru dinyatakan lulus DIKLAT dan melalui LKMO, berbagai pelatihan diberikan seperti pelatihan kesertariatan dan sponsorship, pelatihan pendampingan ODHA dan penasun dan pelatihan penyuluhan ON AIR. Berbagai pelatihan tersebut dinaungi oleh Bidang Pelatihan. Bidang Pelatihan juga memfasilitasi anggota baru dengan roleplay sebagai wadah bagi mereka untuk praktik penyuluhan. GGS (German Goes to School) dan GTA (German Take Action) merupakan aksi nyata UKM GERMAN yang dikonsep dengan baik oleh Bidang Penyuluhan untuk turun langsung ke siswa-siswi baik SD, SMP, maupun SMA yang ada di Malang dan sekitarnya menyerukan pencegahan penyalahgunaan NAPZA. Dengan adanya GGS, diharapkan dapat menekan penyalahgunaan napza dikalangan siswa sekolah dan bisa menjadi tempat praktik bagi UKM GERMAN atas pelatihan dan roleplay yang diberikan oleh Bidang Pelatihan. Selain itu, UKM GERMAN diharapkan mampu mempunyai anak binaan di sekolah-sekolah yang ada di Malang baik SD, SMP atau SMA melalui GTA.

 

Keseriusan UKM GERMAN dalam mewujudkan visinya tak hanya dituangkan dalam berbagai proker besar di atas, tetapi juga dari prestasi yang telah diraih oleh UKM GERMAN selama 5 tahun terakhir ini. Di tingkat nasional, UKM GERMAN berhasil diliput oleh 3 media nasional yakni Warta Jakart, Malang Post, dan Website Indonesia Bergegas dalam acara Focus Group Discussion yang dilaksanakan oleh BNN RI tahun 2013, UKM GERMAN sebagai tuan rumah dari acara tersebut. Di tingkat kota/kabupaten, pemilihan Duta Anti Narkoba yang dilaksanakan BNK Malang sebanyak 3 oarang pada tahun 2013 dan 4 orang pada tahun 2014, UKM GERMAN menjadi peserta tunggal dari kalangan mahasiswa untuk dialog Pengawasan Perda Miras tanggal 8 Desember 2013, pembentukan kader anti narkoba sebanyak 9 orang tanggal 11 Oktober 2013. Tidak hanya itu, kegiatan UKM GERMAN sering diliput oleh media massa baik elektronik maupun cetak, hal ini membuktikan bahwa UKM GERMAN memiliki kualitas yang mumpuni dan pantas diperhitungkan.

Angka penyalahguna narkoba meningkat tiap tahunnya. Thahun 2015 diprediksi angka prevalensi pengguna narkoba mencapai 5,1 juta orang. Hampir 47% pengguna narkoba adalah masyarakat dengan umur dibawah 30 tahun, termasuk didalam nya pelajar SD, SMP dan SMA. Melihat hal tersebut, UKM GERMAN hadir untuk menekan angka tersebut, dimulai dari lingkungan yang kecil yakni di kalangan mahasiswa Universitas Negeri Malang hingga ke masyarakat sekitar. Program kerja UKM GERMAN tidak main-main, proker UKM GERMAN selalu di inovasi tiap tahunnya. Berbagai aksi turun jalan rutin dilakukan disetiap peringatan besar. Regenerasi dilakukan dengan baik guna menghasilkan penerus yang berkualitas yang mempunyai kapasitas yang mumpuni untuk turun ke masyarakat dalam rangka pencegahan penyalahgunaan napza.

Semangat UKM GERMAN akan selalu meningkat demi UM BEBAS NARKOBA, demi INDONESIA BEBAS NARKOBA!

GERMAN! Generasi Muda Bebas Napza!

Share.

About Author

Leave A Reply