Wahid Wahyudi : Kota Malang tidak bisa berdiri sendiri

0

Kota Malang – Ada yang cukup berbeda dengan peringatan hari jadi kota Malang yang ke 104 yang dilaksanakan di Balaikota Malang hari ini. Pelaksanaan upacara peringatan Hari Jadi kota Malang kali ini dihadiri beberapa mantan Walikota atau keluarga mantan pemimpin kota Malang terdahulu, Pimpinan Daerah di Malang Raya seperti Walikota Batu Dewanti Rumpoko dan Wakil Bupati Malang Sanusi. Beberapa pimpinan instansi yang tergabung di Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga nampak hadir di barisan depan seperti Danrem 083 Baladhika Jaya, Danlanal Malang, Wakil Danlanud Abd. Saleh, Kapolres Malang Kota, Dandim 0833, Kepala Kejaksaan Negeri kota Malang, Kepala Pengadilan Negeri kota Malang serta tokoh forkopimda yang lainnya.

Pjs Walikota Malang, Wahid Wahyudi menegaskan bahwa peringatan hari jadi kota Malang yang ke 104 kali ini dimaksudkan untuk menggugah semangat membangun kembali serta membangun kebersamaan tidak hanya di kota Malang saja tapi kebersamaan semua pemimpin yang ada di Malang Raya bersama masyarakat.

“Keberadaan kota Malang ini sudah tidak bisa dipisahkan dengan kabupaten Malang dan kota Batu dan alhamdulillah pada upacara pagi ini semua pemimpin yang ada di Malang Raya ini hadir termasuk wali kota Batu yang mertuanya pernah menjabat sebagai walikota Malang yang sangat terkenal dengan panggilan Ebes Sugiyono Oleh karena itu peringatan peringatan seperti ini saya anggap penting karena sekali lagi ini menggugah kebersamaan untuk membangun kota Malang lebih baik,” ungkap Wahid Wahyudi pasca upacara.

Menurut Wahid Wahyudi, Kota Malang ini sudah tidak bisa berdiri sendiri atau lepas dari kabupaten Malang dan Kota Batu karena kota Malang ini merupakan sebuah wilayah yang pembangunannya sudah harus ada integrasi dan keterpaduan.

“Karena di dalam konteks nasional, Malang raya ini menjadi wilayah yang dikategorikan mempunyai pertumbuhan yang sangat tinggi di tingkat nasional dan Malang raya ini adalah menjadi pemacu dan pemicu pertumbuhan ekonomi wilayah Selatan Jawa Timur,” ujar Wahid Wahyudi.

Dalam upacara peringatan Hari Jadi kota Malang yang ke 104 ini juga bertabur penghargaan yang diberikan dan diterima oleh Pemkot Malang.

Beberapa penghargaan yang diberikan kali ini untuk beberapa pasar Kategori Kelas Satu yang diberikan kepada Pasar Klojen, Pasar Madyopuro dan Pasar Buku Wilis, Kategori pasar kelas Dua kepada Pasar Sawojajar Pasar Bunga Burung dan Pasar Mergan. Pasar Kotalama, Pasar Bareng dan Pasar Lesanpuro menerima penghargaan Pasar Kelas Tiga, sementara untuk kategori pasar Inovatif dan Kreatif diberikan kepada Pasar Oro-Oro Dowo sebagai juara pertama, Pasar Bareng sebagai Juara Kedua dan Juara Ketiga diberikan kepada Pasar Klojen.

Beberapa penghargaan juga diterima Pemerintah kota Malang seperti pemenang PR Indonesia Award Kategori Pemkot Terpopuler dI media tahun 2017, Penghargaan juara 3 fashion Batik Khas Malangan tingkat Jatim, Penghargaan Juara 1 Raka Jatim dan Raki intelegensia, Penghargaan Raka Berbusana Terbaik, Penghargaan Juara Harapan 2 lomba lari pergaulan tingkat Jatim.

Pjs Walikota Malang, Wahid Wahyudi dalam upacara tersebut juga memberikan penghargaan ucapan terimakasih kepada Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK, Dandim 0833 Letkol Inf Nurul Yakin, Kepala Kejaksaan Negeri kota Malang serta pemberian cCinderamata lukisan kepada Mantan Walikota Malang atau keluarga yang mewakili. (A.Y)

Share.

About Author

Leave A Reply