Tingkatkan Etos Kerja, KONI Kota Malang gelar workshop peningkatan Budaya Etos Kerja

0

Kota Malang – Dengan tujuan untuk meningkatkan partsipasi anggota dan peningkatan prestasi dengan suasana kerja yang harmonis, KONI kota Malang melaksanakan workshop Peningkatan Budaya Etos Kerja di Hotel Trio Indah II pagi ini, Sabtu (21/04).

Pengurus KONI kota Malang yang mewakil Ketua Pelaksana yang berhalangan hadir, Rahman Nurmala menegaskan bahwa kegiatan workshop peningkatan budaya etos kerja yang dilaksanakan oleh KONI kota Malang tersebut didasarkan pada pemikiran bahwa di lingkungan KONI kota Malang dan anggotanya dengan suasana kerja yang harmonis merupakan hasil kreatifitas dan improvisasi kepemimpinan yang sangat paham akan fungsi organisasi untuk peningkatan prestasi atlit kota Malang.

“Selain itu juga untuk mengikuti perkembangan yang cepat terjadi serta persiapan pelaksanaan Porprov, sehingga KONI kota Malang melaksanakan kegiatan Peningkatan Budaya Etos Kerja pagi hari ini yang akan dikemas dalam semi outbond dalam rangka melatih mencari solusi dari masalah yang dihadapi,” ungkap Rahman Nurmala.

Rahman Nurmala berharap dengan kegiatan workshop ini maka bisa terbangun budaya etos kerja yang postifif dan konstruktif di KONI kota Malang baik pengurus dan anggota KONI kota Malang.

“Selain itu juga untuk meningkatkan agenda kerja dengan relevansi yang tinggi khususnya persiapan Porprov Jatim 2019 dan meningkatkan peran serta kontribusi aktif dari anggota dan pengurus,” ungkap Rachman Nurmala.

Sementara itu, sebelum membuka acara Wakil Ketua Umum I KONI kota Malang, Husnun N. Djuraid dalam sambutannya menyampaikan etos kerja yang masih kurang baik pastinya akan berpengaruhg pada perolehan prestasi yang diraihnya.

“Jika kita bicara prestasi olahraga, dulu Indonesia adalah rajanya Sea Games tapi saat ini Indonesia ada di peringkat ke lima. Ini menjadi tantangan kita semua khususnya pembina olahraga pengurus cabang olahraga (cabor) yang menjadi ujung tombak prestasi olahraga di KONI. Olahraga dan prestasi itu tidak bisa dilepaskan dari disiplin yang merupakan bagian dari etos kerja,” ungkap Husnun N. Djuraid.

Dengan pelaksanaan kegiatan workshop pembinaan budaya etos kerja tersebut, Husnun berharap ada peningkatan prestasi yang bisa diraih.

“Untuk pak Sarbini Wono selaku pemateri etos kerja ini, saya berharap juga bisa memunculkan rasa memiliki (sense of belonging) karena perkembangan olahraga itu tidak semata-mata hanya menjadi tanggungjawab dari KONI semata tetapi semua pihak. Prestasi olahraga di kota Malang adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Husnun N. Djuraid.

Pria yang merupakan jurnalis senior ini mengingatkan semua pengurus cabang olahraga (cabor) di kota Malang untuk mempersiapkan Porprov tahun 2019 mendatang.

“Kemarin sudah ada 19 cabor yang menyatakan kesiapan mengikuti Porprov di Gresik Lamongan, padahal kita harus mengikuti lebih dari 40 cabor. Meskipun Porprov baru akan dilaksanakan tahun 2019 mendatang, namun kita sudah harus melakukan persiapan sejak dari sekarang,” pungkas Husnun N. Djuraid. (A.Y)

 

Share.

About Author

Leave A Reply