Bambang Irianto menjadi nominator penerima Kalpataru

1

Kota Malang – Berkat dedikasinya selama melahirkan dan mengembangkan Kampung Glintung Go Green (3G) sejak awal hingga sukses diakui di banyak daerah hingga dunia internasional, membuat Ketua RW 23 Purwantoro Bambang Irianto menjadi nominator penerima Kalpataru.

Hal ini diketahui saat dua orang perwakilan tim dari Kementerian. Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Direktorat Kemitraan Lingkungan mendatangi Kampung 3G pagi hari ini untuk melakukan validasi dan verifikasi kepada Bambang Irianto selaku yang diusulkan menerima Kalpataru.

Salah satu tim dari Kementerian. Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Kemitraan Lingkungan yang hadir yakni Achmad Junaedi menegaskan bahwa inisiator Kampung 3G Bambang Irianto memang menjadi nominator penerima Kalpataru dari kategori Pembina Lingkungan.

“Jadi ada 20 nominator dari empat kategori yakni perintis, pejuang, pembela dan pembina lingkungan. Untuk Pembina Lingkungan kami melakukan verifikasi dan validasi data di Tulung Agung serta kepada Bambang Irianto di Kampung 3G ini,” ungkap Achmad Junaedi.

Sementara itu, usai menerima kunjungan dari masyarakat Mojokerto yang berkunjung ke Kampung 3G, Bambang Irianto menegaskan baha lomba ataupun penghargaan apapun bukanlah target utama dari perjuangan dan pembinaan lingkungan yang telah dilaksanakan oleh dirinya bersama tim Kampung Glintung Go Green selama ini.

“Lomba ataupun penghargaan apapun bukan target bukan tujuan tetapi itu hanya sebagai semangat motivasi agar kita bener-bener terus berkelanjutan membangun membina lingkungan jadi kalau kami nantinya benar terpilih syukur alhamdulillah kalau tidakpun jadwal kami membina lingkungan di berbagai daerah masih sangat padat,” ungkap Bambang Irianto yang akan mengikuti sesi verifikasi melalui proses interview ini.

Saat ditanya tentang kapan pengumuman penerima Kalpataru itu akan diumumkan, Achmad Junaedi menyatakan pihaknya hanyalah bertugas untuk verifikasi dan validasi semata, sementara keputusan siapa yang akan menerima Kalpataru tersebut merupakan kewenangan Dewan Pertimbangan Kalpataru.

“Nanti hasil validasi dan verifikasi kami di lapangan akan kami laporkan kepada Dewan Penilai dan Pertimbangan Kalpataru yang kemudian akan memutuskan siapa saja yang layak menjadi penerima Kalpataru. Jadi ditunggu saja pengumumannya,” ungkap Achmad Junaedi. (A.Y)

Share.

About Author