Sidang gugatan Eks Karyawan PT. Leces hari ini ditunda

0

Surabaya – Hasil sidang gugatan pembatalan perdamaian Eks Karyawan PT. Leces yang disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya hari ini (08/08) cukup melegakan pihak pemohon (penggugat) PT. Leces. Hal tersebut disebabkan pada agenda pemeriksaan saksi dari termohon (PT. Leces) harus ditunda karena ketidaksiapan dari pihak termohon untuk menghadirkan saksi di persidangan.

“Padahal minggu lalu pihak kuasa hukum termohon menyatakan akan menghadirkan 20 orang saksi, tapi untuk menghadirkan dua orang saksi saja mereka tidak siap. Tapi biar saja, itu hak mereka,” ujar Indra Bayu yang merupakan Kuasa Hukum Eks Karyawan PT. Leces tersebut.

Indra Bayu lebih lanjut menegaskan bahwa pada hari Rabu minggu depan (15/08) sidang akan kembali dilanjutkan dengan agenda yang sama yakni pemeriksaan saksi dari pihak termohon yang diakui oleh kuasa hukumnya hanya berjumlah satu orang saja.

“Dan kalaupun ternyata hari Rabu minggu depan (15/08) saksi termohon masih tidak bisa dihadirkan, maka agenda sidang selanjutnya adalah Kesimpulan,” ungkap alumnus Fakultas Hukum Universitas Brawijaya ini.

Indra Bayu juga mengucapkan terimakasih atas dukungan para Eks Karyawan PT. Leces yang selalu mendukung dengan datang setiapkali sidang digelar.


“Terima kasih untuk kedatangan bapak dan ibu beserta sedulur-sedulur lain yang sudah datang dan berjuang bersama-sama dengan kami hari ini, semoga perjalanan panjenengan semua ke Probolinggo diberi kelancaran sehingga bapak dan ibu bisa berkumpul kembali bersama keluarga dengan sukacita,” ungkap Indra Bayu di hadapan sekitar 50 orang Eks Karyawan PT. Leces yang datang ke Pengadilan Negeri Surabaya.

Indra Bayu juga meminta para Eks. karyawan PT. Leces yang mengajukan gugatan yang dikuasakan kepadanya tersebut untuk tetap semangat dan menyiapkan stamina mengingat sidang gugatan mereka masih akan berlangsung pada hari Rabu minggu depan.

Perlu diektahui, Eks karyawan PT. Kertas Leces Probolinggo tersebut menggugat Direksi PT. Leces untuk membatalkan perdamaian dengan alasan hak-hak normatif karyawan hingga tahun ke empat tidak kunjung dibayarkan yang dinilai telah melanggar kesepakatan yang berbunyi dua tahun ha normtif karyawan sudah harus dibayarkan. (A.Y)

Share.

About Author

Leave A Reply