Mewujudkan Kampung Edukasi, RW 8 Sama’an gelar CFD dan Karnaval Edukasi

0

Kota Malang – Menyadari besarnya potensi yang dimiliki di wilayahnya, warga RW 8 kelurahan Sama’an, kecamtan Klojen akhirnya mulai berbenah untuk menjadikan kampungnya menjadi lebih bagus, lebih baik dan lebih maju lagi.

“Cikal bakalnya dimulai dari keberadaan yayasan pendidikan yang dimiliki oleh warga kami hingga saat ini sudah bisa membuka Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK) dan rumah belajar untuk les sekolah dengan biaya sukarela, akhirnya warga kami merasa bahwa Kampung Samaan ini memiliki potensi pendidikan (edukasi) yang cukup besar,” ujar Ketua RW 8 Samaan, Rahman Nula Idris kepada ADADIMALANG.

Keinginan warga tersebut disambut antusias oleh pengurus RW serta karang taruna yang ada di wilayah tersebut dengan mulai melakukan pendataan hingga  pembuatan program Kampung Sama’an menjadi Kampung Edukasi.


“Hal ini terkait dengan misi visi RW 8 untuk menciptakan kampung tematik yang mendidik (edukasi) dengan menggali sisi budaya dengan membedah sejarah Sama’an. Apalagi di wilayah kami ini cukup banyak situs, peninggalan dan sejarah yang menyangkut perkembangan kota Malang dari jaman penjajahan hingga saat ini,” ungkap Rahman.

Memulai gerakan untuk mewujudkan Kampung Edukasi, warga RW 8 Sama’an menciptakan areal Bebas Kendaraan (Car Free Day) di sepanjang 500 meter jalan Tapak Siring yang kemudian dimanfaatkan untuk pelaksanaan lomba 17 Agustus, olahraga senam dan juga aktifitas warga yang lain.

“Kami memulainya dengan melaksanakan Car Free Day pagi ini dimana areal tersebut digunakan untuk beraktifitas warga secara bersama-sama untuk meningkatkan rasa kebersamaan warga, juga menyediakan lahan bermain anak-anak yang saat ini semakin sempit,” ungkap pria yang bekerja di bidang kontraktor ini.

Sementara itu, Sekretaris Karang Taruna RW 8 Sama’an, Risky menambahkan bahwa untuk menambah keakraban warga serta menguatkan sisi edukasi yang ingin dimunculkan di wilayahnya maka RW 8 Sama’an menggelar karnaval di sore hari yang diikuti oleh warga di Enam RT.

“Ada Enam tema kostum karnaval yang akan dibawakan oleh warga untuk menguatkan sisi edukasi Kampung Sama’an yaitu Sejarah, Kerajaan,  Perjuangan, Asian Games, Icon Kota Malang dan Arema,” ungkap Risky.

Rencananya kegiatan Car Free Day akan dilaksanakan setiap satu bulan sekali dimana program selanjutnya akan dilaksanakan penanaman tanaman asli Sama’an jaman dahulu yakni Kopi dan jeruk.

“Ada juga upaa untuk menggali potensi wisata sungai Brantas, pemberdayaan masyarakat dengan kolam ikan dan kuliner ikan bakarnya, memperkenalkan peyek Samaan hingga edukasi peternakan bagi siswa sekolah,” ungkap Rahman.

Diakui Rahman banyak pihak yang telah membantu warga RW 8 Sama’an ini untuk mulai berbenah dan melakukan perubahan, dimana konsep Kampung Tematik Edukasi tersebut pernah masuk 16 besar lomba Kampung Tematik di wilayah kota Malang.

“Ada banyak pihak yang terlibat selain warga seperti swasta atau dunia usaha dan dunia kampus. Untuk pembuatan program kami sempat didampingi oleh pihak Kampus IKIP Budi Utomo kota Malang, dimana kami harapkan di waktu yang akan datang akan semakin banyak pihak yang mau terlibat dalam pengembangan Kampung Edukasi Sama’an ini,” pungkas Rahman Nula Idris. (A.Y)

Share.

About Author

Leave A Reply