Warga Kampung 3G kunjungi Kampung Binaan di Karawaci Tangerang

0

Kota Tangerang РDengan tujuan untuk menciptakan suatu hubungan antar warga kampung yang sama-sama memiliki semangat  membangun kampungnya, warga Kampung Glintung Go Green (Kampung 3G) mengunjungi beberapa Kampung Tematik dan Wisata yang merupakan binaan dari inisiator Kampung 3G, Bambang Irianto.

Selain menciptakan hubungan antar warga kampung yang bisa saling belajar dan sharing pengalaman untuk perbaikan dan kemajuan ke depannya, Bambang Irianto menegaskan bahwa kunjungannya bersama warga Kampung 3G ke Tangerang juga membawa Piala Kalpataru yang didapatkannya beberapa waktu yang lalu.

“Keberhasilan saya mendapatkan penghargaan Kalpataru untuk kategori Pembina Lingkungan ini juga saya nilai bentuk keberhasilan warga Tangerang yang sudah berhasil merubah wajah kampungnya setelah saya bina hampir setahun lamanya,” ujar Bambang Irianto di Karawaci Tangerang, Kamis (13/09).

Bambang Irianto memuji keberhasilan warga beberapa kampung di Tangerang yang dibinanya telah berhasil bertransformasi dalam waktu kurang dari satu tahun.

“Semangat dan inovasinya luar biasa, bahkan ada beberapa hal yang belum pernah saya temui di kampung-kampung lain tetapi justru ada di Tangerang ini. Saya cukup memantik dan menyemangati di awal serta mendorong saat mulai terjadi perubahan, tetapi semangat dan inovasi warga yang merubah kampungnya menjadi luar biasa hingga seperti saat ini,” ungkap Bambang Irianto.

Di awal pembinaan yang dilakukannya, Bambang Irianto selain melakukan presentasi kepada para Ketua RW di Kota Tangerang, juga berusaha menciptakan semangat gotong-royong agar rasa kebersamaan membangun kampung bisa muncul.

“Di awal saya meminta Pemkot Tangerang tidak memberikan bantuan dana kepada warga kampung agar muncul semangat gotong-royong dan ternyata mampu bangkit dan merubah wajah kampungnya. Akhirnya banyak kampung di Tangerang yang menjadi tempat wisata bahkan ada yang Go Interrnasional sebagai kampung Asian Games. Itulah fakta bahwa membangun kampung 60% adalah masalah mindset, sisanya baru teknologi dan dana,” pungkas Bambang Irianto. (A.Y)

Share.

About Author

Leave A Reply