Kemenkes sosialisasikan Gerakan Pekerja Sehat Produktif sebagai implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

0

Kota Malang – Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang sudah dicanangkan oleh pemerintah beberapa waktu yang lalu, ternyata tidak berhenti sebatas pencanangan gerakan tersebut. Sebagai bagian untuk mewujudkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) tersebut, Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan juga terus melakukan sosialisasi Gerakan Pekerja Sehat Produktif kepada perwakilan pekerja melalui serikat pekerja, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan dan lintas organisasi lainnya.

Sosialisasi tersebut juga dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di kota Malang hari ini, Rabu (19/09) di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Kota Malang yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Ketenagakaerjaan kota/kabupaten di wilayah Jawa Timur serta Serikat Pekerja.

“Salah satu bagian dari sosialisasi Gerakan Pekerja Sehat Produktif itu juga mensosialisasikan Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP) dengan berbagai program yang bisa dijalankan seperti keberadaan tempat laktasi (pemberian ASI), Kesehatan Reproduksi, Peningkatan Gizi, Kesehatan Lingkungan Kerja dan lain sebagainya. Karena dari 48 juta pekerja yang ada itu mayoritas adalah pekerja perempuan yang memiliki kodrat untuk dipenuhi dengan perlakuan yang khusus,” ujar Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kemenkes, Kartini Rustandi saat memberikan materinya.

Menurut Kartini, salah satu penyebab kurangnya gerak masyarakat saat ini adalah akibat perkembangan teknologi saat ini yang Masalah perilaku menjadi masalah kesehatan. Perkembangan tmenjadikan banyak hal lebih mudah sehingga merubah perilaku masyarakat yang juga berpengaruh pada pola hidup masyarakat.

“Kementerian Kesehatan menjalankan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang diharapkan bisa lebih sehat. Selain itu ada peningkatan pelayanan kesehatan dan juga ada Jaminan Kesehatan. Jika pekerja sehat maka bisa bekerja dan menghasilkan pendapatan bagi keluarga yang akan terjamin kehidupan dan kesejahteraannya,” ujar Kartini Rustandi.

Kondisi yang tidak sehat tersebut menurut Kartini akhirnya menciptakan sebuah lingkaran atau siklus yang akan melahirkan generasi yang kurang sehat juga sehingga perlu untuk memutus siklus ketidak sehatan pola hidup yang bisa dimulai saat masih remaja.

“Jika ibunya kurang sehat terus dengan berbagai kondisi akhirnya melahirkan generasi yang kurang sehat pula. Dan saat anak yang dilahirkan nantinya juga akan mengalami ketidak sehatan pola hidup dan lain-lain sehingga perlu diputus siklus tersebut. Salah satunya adalah sosialisasi seperti ini untuk memberikan pemahaman kepada para pihak yang terkait termasuk serikat kerja yang merupakan wadah para pekerja,” ungkap Kartini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Asih Tri Rachmi yang juga hadir menyampaikan bahwa sosialisasi Germas dan GP2SP di kota Malang bisa berjalan lancar dan mendapatkan tanggapan positif dari perusahaan-perusahaan yang ada di kota Malang. (A.Y)

Share.

About Author

Leave A Reply