Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

Walikota Malang Kukuhkan 85 Orang Guru Menjadi Kepala Sekolah dan Pengawas

Walikota Malang Kukuhkan 85 Orang Guru Menjadi Kepala Sekolah dan Pengawas

Ingatkan tentang pendidikan karakter dan mendidik siswa dengan baik.

Kota Malang – Bertempat di Aula Dinas Pendidikan kota
Malang di jalan Veteran kota Malang, sebanyak 85 orang guru kota Malang secara resmi dikukuhkan menjadi Kepala
Sekolah dan Pengawas
untuk jenjang SD dan SMP
oleh Walikota Malang
Sutiaji siang hari ini,
Kamis (18/04).

Sebelum mengukuhkan,
Sutiaji memberikan apresiasi kepada para guru yang selama ini telah memberikan
yang terbaik sebagai wujud dedikasinya bertugas sebagai seorang guru pendidik
yang baik.

“Saya harap
bapak-ibu sekalian bisa terus meningkatkan potensi yang ada pada dirinya dan tetap mengemban tugas dengan baik seperti yang selama ini teah dilakukan,”
ujar Sutiaji.

Konsep pengukuhan yang
dilakukan setiap Empat tahun tersebut merupakan sebagai siklus yang harus dilakukan
mengingat aturan yang ada memang mengatur hal tersebut.

“Jadi ada yang
berprestasi, ada yang SKnya sudah habis dan yang lainnya, namun secara aturan
maka setiap Empat tahun memang harus dilakukan pengukuhan ini,” ujar Walikota
Malang.

Sutiaji juga
menitipkan para siswa sebaga anak didik yang diharapkan bisa dididik dan diasah
sehingga bisa siswa yang berprestasi dan berhasil.

Lebih lanjut Sutiaji
menyampaikan tentang pendidikan
karakter yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kota Malang yang diakui sempat menjadi polemic tetapi saat
ini justru sudah menjadi percontohan nasional dimana pendidikan karakter menjadi
keharusan yang secara substantif dan filosofis juga sudah ada pada kurikulum k13.

Usai melakukan pengukuhan, Walikota Malang bersama Wakil Walikota Malang, Sekretaris Daerah kota Malang, Ketua PKK kota Malang dan Kepala OPD Pendidikan memberikan ucapan selamat kepada semua guru yang diberi tugas sebagai Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.

Terkait dengan jumlah guru
yang cukup banyak dikukuhkan hari ini, Sutiaji menjelaskan hal tersebut
disebabkan karena beberapa hal seperti SK yang sudah habis dan guru yang pension
ataupun mengundurkan diri dari jabatan Kepala Sekolah. (A.Y)

Tags: , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan