Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

Mahasiswa UMM Sulap Urine Sapi Menjadi Pupuk Organik Cair Beraroma Buah

Mahasiswa UMM Sulap Urine Sapi Menjadi Pupuk Organik Cair Beraroma Buah

Mengurangi limbah yang dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

ADADIMALANG – Dengan tujuan meningkatkan produktivitas hasil pertanian dengan menggunakan bahan baku yang murah tersedia banyak dan mudah didapatkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang sedang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) berhasil menciptakan kreasi yang diberi nama POCUS.

Penciptaan POCUS yakni pupuk organik yang dibuat dari urine sapi tersebut dibuat setelah mengetahui maraknya penggunaan pupuk kimiawi secara berlebihan yang dapat berpengaruh buruk juga kepada manusia yang mengkonsumsinya.

POCUS yang dibuat oleh Kelompok 127 KKN dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini dilaksanakan di desa Siduluhur, kecamatan Lawang, jabupaten Malang tidak membutuhkan proses yang sulit dan memakan waktu yang lama.

“Pembuatan pupuk organik cair POCUS ini kita lakukan kurang lebih selama satu minggu sudah termasuk pra proses pembuatan hingga proses akhir” ujar Ahmad selaku koordinator Divisi Ekonomi dan Kewirausahaan KKN 127 UMM.

Dengan menggunakan limbah peternakan berupa urine sapi yang selama ini tidak dimanfaatkan menjadi pupuk organik cair maka akan bisa meningkatkan produktivitas pertanian warga.

“Ya kalau produktivitas hasil pertaniannya meningkat maka diharapkan akan meningkatkan perekonomian warga desa yang berdampak pada kesejahteraan para petani,” ujar Ahmad.

POCUS pertama kali dibuat oleh kelompok 127 KKN UMM ini pada tanggal 21 Juli 2019 dengan mengawali pembuatan dengan cara menampung urine sapi ke dalam alat yang sudah dibuat terlebih dahulu oleh para mahasiswa UMM ini.

Uniknya, pembuatan oupukmorganik cair ini juga menggunakan bahan berupa buah Nanas yang berfungsi menhilangkan bau urine sapi yang menyengat.

“Dengan menggunakan buah Nanas makampupuk yang dihasilkan tersebut memiliki aroma wangi buah yang belum ada di pasaran pupuk lainnya. Ini bisa menjadi nilai lebih pada POCUS dibandingkan dengan yang lain,” ujar Ahmad.

Ahmad dan seluruh anggota kelompok 1w7 KKN UMM juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya KKN dengan baik dan lancar, termasuk terciptanya POCUS yang rencananya akan dijual dengan harga yang sangat terjangkau ini.

“Kami sangat berterima kasih untuk semua pihak yang sudah membantu, mulai dari Ketua Kelompok Ternak Rahayu yakni pak Mulyono, Kepala Desa Sidoluhur Bapak Mulyoko, Dosen Pembimbing Lapangan KKN Kelompok kami Bu Arina, serta seluruh rekan-rekan KKN 127 UMM,” ungkap Ahmad.

Ahmad dan anggota kelompok 127 KKN UMM berharap POCUS serta apapun yang telah dilakukan oleh kelompoknya bisa benar-benar bermanfaat bagi warga desa Sidoluhur Lawang.

“Juga kepada UPT Pebyuluhan Pertanian Lawang kami sampaikan terimakasih karena telah mendukung penuh kegiatan kami dengan memperkenalkan produk pertanian dan juga POCUS kepada para petani di desa Sidoluhur,” pungkas Ahmad yang diamuni oleh anggota kelompok 127 lainnya yakni Nanda Wahyu Pamungkas. (A.Y)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan