Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

Sutiaji : Mari Bersama-Sama Membina Atlet Sejak Dini

Sutiaji : Mari Bersama-Sama Membina Atlet Sejak Dini

Akan dibuat sistem pembinaan olahraga atlet bersama di KONI, Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Pemuda dan Olahraga.

ADADIMALANG – Pembinaan atlet sejak dini di kota Malang akan dibuat sistem sehingga bisa dilaksanakan secara bersama-sama oleh KONI, Cabor dan juga Pemerintah Kota Malang melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Malang Sutiaji dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan penyerahkan bonus bagi atlet dan pelatih cabor yang berprestasi di Porprov 2019 lalu di Kartini Imperial Building malam hari ini, Rabu (14/08).

“Banyak hal yang harus kita perhitungkan dan samakan agar mampu maju bersama dalam wujud evaluasi bersama. Kita bersama-sama KONI akan duduk bersama membahas dan melakukan evaluasi termasuk memanagerial bersama-sama. Sedini mungkin kita cari bibit-bibit unggul anak bangsa,” ujar Walikota Malang.

Walikota Malang, Sutiaji

Walikota Malang berharap dengan evaluasi yang akan dilakukan bersama-sama sehingga kota Malang akan mampu kembali menjadi barometer Olahraga Indonesia seperti di era tahun 1970-1980 yang lalu.

“Tanggungjawab pembinaan atlet sejak dini tidak hanya menjadi tanggung jawab dari KONI semata, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Pendidikan juga harus terlibat di dalamnya,” ungkap Sutiaji.

Terkait dengan pembinaan bersama tersebut, Walikota Malang menyatakan akan membuat sistem yang bisa diterapkan secara bersama-sama baik oleh KONI dan tiga OPD yang ditentukan tersebut.

“Saya percaya bahwa penurunan prestasi kita adalah untuk mampu meloncat atau berprestasi lebih daripada yang sebelumnya. Para atlet jangan patah semangat, kita lakukan perbaikan semuanya dan kita tunjukkan prestasi kita di Porprov 2021 mendatang,” ujar Sutiaji.

Walikota Malang mengakui dirinya sudah melihat secara langsung bagaimana para atlet dari kota Malang sudah berjuang secara maksimal dalam upaya mengharumkan nama kota Malang.

“Terimakasih untuk KONI, para pelatih dan atlet yang sudah berjuang semampunya. Jangan putus asa, kalah hari ini adalah cambuk untuk prestasi ke depan. Saya melihat kekompakan pelatih yang mendidik atlet hingga berjuang hidup mati. Alhamdulillah masih masuk 5 besar, ke depan Insha Allah pasti akan jadi sesuatu,” ungkap Sutiaji.

Ditemui usai penyerahan bonus pelatih dan atlet kota Malang, Ketua Umum KONI kota Malang, Edy Wahyono menyatakan bahwa pihaknya (KONI) sangat mengapresiasi sistem yang akn diterapkan oleh Walikota Malang dalam hal pembinaan atlet sejak dini yang tidak hanya ditangani KONI semata.

“Kami akan melakukan diskusi dan membahas bersama tentang teknis sistem pembinaan para atlet sejak dini sehingga bisa mencapai hasil yang optimal,” ungkap Edy Wahyono.

Ketua Umum Kota Malang. Edy Wahyono

Terkait dengan persiapan Porprov 2021, Edy Wahyono mengamini yang diungkapkan Walikota Malang bahwa atlet yang belum siap tidak akan diberangkatkan.

Perlu diketahui, bagi atlet yang berhasil memperoleh medali emas akan mendapatkan bonus sebesar Rp.30 juta, medali perak mendapatkan Rp.10 juta dan perunggu Rp.7 juta. (A.Y)

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan