Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Resmikan Rusunawa Ketiga UB

Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Resmikan Rusunawa Ketiga UB

Rusunawa Griya Kertabhumi diperuntukkan mahasiswa Pasca Sarjana Asing dan Dalam Negeri.

ADADIMALANG – Setelah memiliki dua Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang satu berada di areal Koperasi Mahasiswa (Kopma) dan di Kampus II, Universitas Brawijaya (UB) akhirnya memiliki Rusunawa ketiganya yang diresmikan siang hari ini, Jumat (06/09).

Peresmian pengoperasian Rusunawa yang diberi nama Griya Kertabhumi Universitas Brawijaya ini dilaksanakan oleh Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid didampingi oleh Rektor Universitas Brawijaya Nuhfil Hanani dan Walikota Malang Sutiaji yang juga hadir di lokasi peresmian.

Rusunawa ketiga milik Universitas Brawijaya hasil bantuan Kementerian PUPR ini tepatnya berada di sebelah Utara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Brawijaya yang berlantai empat dengan jumlah kamar hingga 50 unit.

Meskipun belum dibuka secara resmi, namun Rusunawa Griya Kertabhumi UB sudah ditempati sekitar tanggal 2 September 2019 oleh sejumlah mahasiswa Pasca Sarjana dari luar negeri yang tergabung dalam Dharmasiswa dari berbagai daerah.

“Saya sudah tinggal di sini sejak empat hari yang lalu dengan membayar Rp.1,3 juta untuk setiap bulan dan gratis di bulan pertama,” ujar salah satu mahasiswi asal Thailand, Ploy yang ditemui sesaat sebelum peresmian.

Ploy merasa lebih senang bisa tinggal di Rusunawa Griya Kertabhumi daripada tinggal di UB Hotel ini berharap akan ada tambahan fasilitas berupa free wifi dan air panas mengingat suhu kota Malang cukup dingin baginya.

Dalam sambutan selamat datang, Rektor Universitas Brawijaya (UB) Nuhfil Hanani menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan dari Kementerian PUPR sehingga UB bisa memiliki Rusunawa ketiganya.

UB ini sudah dipersiapkan menjadi kampus internasional, dan saat ini sudah kami mulai meski dengan penyediaan tempat tinggal mahasiswa asing di Rusunawa hasil bantuan Kementerian PUPR,” ungkap Nuhfil Hanani.

Rektor Universitas Brawijaya, Nuhfil Hanani

Meski telah memiliki Tiga Rusunawa, namun Rektor Universitas Brawijaya masih mengharapkan adanya bantuan dari Kementerian PUPR untuk pembangunan Rusunawa lagi atau dalam bentuk yang lain.

“Mahasiswa Universitas Brawijaya setiap tahunnya itu mencapai hampir 17 ribu sehingga kebutuhan tempat tinggal juga cukup banyak. Masih ada Kampus UB Kediri dan kerjasama lain yang bisa dilakukan antara UB dengan Kementerian PUPR demi kepentingan mahasiswa yang akan berdampak pada kualitas pendidikan,” ungkap Nuhfil Hanani.

Sebelum menandatangani Prasasti sebagai tanda dimulainya penggunaan Rusunawa Griya Kertabhumi UB secara resmi, Dirjen Penyediaan Perumahaan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid mengakui bahwa dirinya pernah merasakan betapa sulitnya mendapatkan tempat tinggal baik tempat indekos ataupun kontrak bagi mahasiswa baru di Universitas Brawijaya.

“Semoga dengan keberadaan Rusunawa Griya Kertabhumi UB ini bisa sedikit membantu para mahasiswa baru Universitas Brawijaya mendapatkan tempat tinggal yang layak. Jika diperuntukkan bagi mahasiswa asing, semoga dengan ini setelah mereka pulang ke negaranya akan memiliki kesan yang baik selama tinggal di Malang dengan menikmati fasilitas Rusunawa ini,” ungkap Khalawi Abdul Hamid.

Proses transisi dari siswa SLTA menjadi mahasiswa menurut Khalawi Abdul Hamid juga memiliki kerentanan jika tidak terkontrol dengan bak dan bertemu dengan pihak-pihak tidak tepat yang akan memberikan pemahaman atau doktrin yang tidak sesuai dengan Pancasila dan NKRI.

“Itu kenapa di beberapa kampus sudah mewajibkan mahasiswa barunya untuk tinggal di asrama (mahaj) sehingga mudah dikontrol dan meminimalisir kerentanan itu dimanfaatkan orang yang tidak bertanggungjawab,” ungkap Khalawi Abdul Hamid.

Khalawi Abdul Hamid menndatangani prasasti peresmian penggunaan Rusunawa Griya Kertabhumi Universitas Brawijaya, sementara pemotongan rangkaian bunga dilaksanakan oleh Walikota Malang Sutiaji.

Walikota MAlang Sutiaji Memotong Rangkaian Bunga

“Terimakasih kepada Kementerian PUPR yang telah membantu para mahasiswa dengan memberikan bantuan berupa Rusunawa ini termasuk bantuan yang lain kepada pemerintah kota Malang selama ini,” ungkap Sutaji.

Menurut Walikota Malang, dengan pembangunan Rusunawa yang ada di dalam areal kampus setidaknya akan mengurangi tingkat kemacetan yang terjadi saat jam masuk atau keluar atau waktu proses belajar mengajar masih aktif di sekitar kampus.

“Namun untungnya jumlahnya masih terbatas yang memanfaatkannya, karena tentunya akan merugikan masyarakat sekitar kampus UB yang memiliki usaha tempat indekos. Sehingga semua pihak sama-sama bisa menjalankan tugas atau usahanya,” ungkap Sutiaji.

Perlu diketahui, satu unit kamar di Rusunawa Griya Kertabhumi Universitas Brawijaya akan ditempati oleh Empat mahasiswa yang tidur dengan menggunakan tempat tidur susun dan menggunakan kamar mandi secara bergantian di luar kamar.

Sementara bagi mahasiswa difable akan mendapatkan kamar dengan tempat tidur biasa (non susun) dengan kamar mandi di dalam kamar yang telah disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa yang difabel.

“Kami senang bisa tinggal di Rusunawa ini karena tidak terlalu jauh juga dengan tempat kuliah kami,” ungkap Ploy yang berkuliah di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya ini. (A.Y)

Tags: , , , , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan