Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

Jurusan Akuntansi Polinema Kembali Gelar SNAMK

Jurusan Akuntansi Polinema Kembali Gelar SNAMK

Gelaran Ke IV di tahun 2019 ini membahas Penerapan Akuntansi Terapan di era Revolusi Industri 4.0.

ADADIMALANG – Seperti tahun-tahun sebelumnya, Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Malang (Polinema) kembali melaksanakan kegiatan Seminar Nasional Akuntansi, Manajemen dan Keuangan (SNAMK) yang merupakan kegiatan reguler setiap tahunnya.

Dalam sambutannya sebelum membuka acara mewakili Drektur Polinema, Ketua Jurusan Akuntansi Polinema Kurnia Ekasari menjelaskan bahwa dengan pelaksanaan SNAMK ke IV kali ini diharapkan bisa membuka wawasan kita tentang sebenarnya praktik akuntansi dan revolusi industri 4.0 itu akan berdampak pada akuntansi dan industri di era yang akan datang.

SNAMK IV Polinema di tahun 2019 ini dikuti 168 orang peserta dengan total 38 paper yang akan diproses lagi oleh panitia SNAMK IV Polinema.

Ditemui di sela-sela kegiatan, Ketua Pelaksana SNAMK Ke IV Polinema, Ari Kamayanti menjelaskan bahwa Seminar Nasional Akuntansi Manajemen dan Keuangan (SNAMK) ke IV merupakan kelanjutan dari SNAMK yang pertama hingga yang ketiga tahun lalu.

“SNAMK itu selalu mengangkat isu-isu terkini sehingga sesuai dengan kondisi di lapangan di saat itu. SNAMK yang kedua membahas tentang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) karena eramya saat terjadi MEA, dan yang tahun lalu membahas tentang Perbankan Syariah,” ungkap Ari Kamayanti.

Terkait dengan SNAMK ke IV di tahun 2019 ini, Ari Kamayanti menegaskan bahwa tema kali ini akan membahas keterkaitan akuntansi terapan dengan revolusi industri 4.0.

“Ada ketakutan jika revolusi 4.0 ini akan menggantikan peran manusia, padahal manusia merupakan sumber inovasi sehingga tidak mungkin tergantikan, sehingga kita bahas kali ini,” ungkap Ketua Pelaksana SNAMK IV.

Dengan pelaksanaan SNAMK IV kali ini menurut Ari Kamayanti akan semakin memberikan penegasan khususnya pada lulusan akuntansi terapan bahwa dunia kerja itu akan membutuhkan inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi guru saja tetapi juga mahasiswa dan peserta yang lainnya.

“Jadi kalau Akuntansi Terapan memang memiliki spesifikasi yang berbeda dengan Akuntansi yang Non Terapan dimana Akuntansi Terapan itu 70 persen praktikum dan 30 persen teori,” ungkap Ari Kamayanti.

Kegiatan SNAMK Polinema yang merupakan kegiatan reguler yang memasuki tahun ke empat ini juga mendapatkan apresiasi dari Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Komisariat Malang Raya, Puji Handayani yang menyatakan bahwa selama ini IAI Komisariat Malang Raya selalu bersinergi dengan beberapa jurusan akuntansi di Malang Raya termasuk dengan jurusan akuntansi Polinema.

“Jika bicara keilmuan maka ada dua bidang yakni sains dan yang kedua adalah terapan. Untuk Akuntansi terapan yang akan dibahasa dalam seminar ini harapannya adalah bagaimana sebuah keilmuan itu bisa secara aplikatif diterapkan di masyarakat sesuai dengan kampus Polinema sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi,” ungkap Puji Handayani. (A.Y)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan