Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

Dosen Polinema Laksanakan PKM Di Kampung Keramik Kota Malang

Dosen Polinema Laksanakan PKM Di Kampung Keramik Kota Malang

Memberikan pelatihan peningkatan kualitas, peningkatan kemampuan hingga memberikan bantuan alat.

ADADIMALANG – Dalam rangka mendukung semangat Karang Taruna di Kampung Keramik Dinoyo kota Malang yang ingin menjadikan Kampung Keramik Dinoyo menjadi salah satu destinasi wisata di kota Malang, lima dosen Politeknik Negeri Malang (Polinema) melaksanakan PKM Kemitraan di lokasi tersebut.

PKM Kemitraan Politeknik Negeri Malang di Kampung Keramik Dinoyo ini diketuai oleh Ita Rifiani Permatasari dari jurusan Administrasi Niaga bersama empat anggotanya yakni Anik Kusmintarti, Nur Indah Riwajanti, Tri Yulistyawati Evelina dari Administrasi Niaga serta Suselo Utoyo dari Teknik Sipil Polinema.

Karang Taruna di wilayah Kampung Keramik Dinoyo tersebut telah memiliki usaha di bidang merchandise dan keramik namun memiliki beberapa kendala untuk mewujudkan Kampung Keramik sebagai destinasi wisata di kota Malang seperti kurangnya kemampuan di bidang pengetahuan, masih kurangnya keterampilan manajemen usaha, desain produk dan kemampuan mempromosikan produk secara online.

Pada PKM Kemitraan Polinema ini, pihak Karang Taruna mendapatkan pendidikan dalam hal Peningkatan Kualitas Produk, Pemasaran Online dan Perhitungan HPP yang dilaksanakan sejak bulan Maret 2019 lalu dengan melakukan observasi terlebih dahulu.

“Setelah melakukan observasi maka kami masuk ke tahap berikutnya yakni sosialisasi pertama yang dilakukan pada bulan Juli. Pada tanggal 28 September 2019 lalu kami berikan pelatihan terkait harga pokok dan marketing online di jurusan Administrasi Niaga Polinema,” jelas Ketua Tim PKM Mitra Polinema, Ita Rifiani Permatasari.

Program Pengabdian Kepada Masyarakat di Kampung Keramik Dinoyo tersebut dilakukan dengan bersinergi bersama ETU Polinema dan Kelurahan Dinoyo.

“PKM ini dilakukan di Kampung Keramik Dinoyo karena Politeknik Negeri Malang sebelumnya sudah beberapa kali memberikan pemberdayaan bersama PT. Pertamina kepada Keramik Dinoyo tersebut,” ungkap Ita Rifiani Permatasari.

Selain produksi keramik, Karang Taruna Kampung Keramik juga memiliki usaha lain berupa usaha sablon namun masih belum dapat dkembangkan lebih besar mengingat kendala pada alat sablonnya sehingga Polinema bersama ETU melakukan pemberdayaan dengan memberikan mesin sablon kepada Karang Taruna.

“Mesin sablon yang diberikan kepada karang taruna akan disesuaikan dengan keinginan atau permintaan karang taruna itu sendiri. Selama ini, karang taruna hanya membuat desain sablon saja dan masih menggunakan jasa luar untuk mewujudkan desain tersebut,” ujar Ita Rifiana P.

Selain memberikan alat Politeknik Negeri Malang juga melakukan pemberdayaan kepada usaha keramik mereka dengan memberikan tambahan desain agar semakin berkembang di pasaran.

Dengan program Pengabdian Kepada Masyarakat Kemitraan dari Polinema ini diharapkan karang taruna dan pengrajin keramik di Kampung Keramik Dinoyo Malang akan dapat berdaya di kampung keramiknya sendiri dan tidak mencari pekerjaan di luar kampungnya yang telah memiliki potensi.

“Pada sesi pengabdian berikutnya kami harapkan dapat mengangkat Kampung Keramik bisa menjadi salah satu destinasi pariwisata di Kota Malang. Akan kami lakukan dengan bersinergi bersama perguruan tinggi lainnya yang mau dan bisa mendukung konsep itu,” pungkas Ita Rifiana Permatasari. (A.Y)

Tags: , , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan