Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

KSPM FE UM Mengajak Generasi Muda Mencapai Kebebasan Finansial

KSPM FE UM Mengajak Generasi Muda Mencapai Kebebasan Finansial

Menggelar seminar nasional tentang pencapaian Kebebasan Finansial melalui investasi di Pasar Modal.

ADADIMALANG – Dalam rangka menjadikan generasi muda siap mencapai kebebasan finansial di usia muda, Kelompok Studi Pasar modal (KSPM) Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (FE UM) menggelar seminar nasional dengan menghadirkan dua praktisi investasi yang masih berusia cukup muda.

Seminar Nasional yang mengambil tema ‘Millenial Generation Attenting Finance Freedom at The Early Age’ ini menghadirkan Argha J. Karo Karo seorang Head Analyst Creative Trading System dan Ryan Filbert yang merupakan 1st Practitioner and Inspiration Investment in Indonesia di gedung A4 FE UM pagi hari ini, Sabtu (12/10).

Ketua Jurusan Akuntansi FE UM, Satia Nur Maharani menjelaskan dengan seminar nasional ini maka diharapkan akan semakin banyak anak muda yang tertarik untuk menjadi seorang investor di pasar modal guna mencapai kebebasan finansial di usia produktifnya saat ini.

“Dulu kebebasan finansial diraih oleh orang-orang di atas usia 40 tahun tapi di era teknologi digital saat ini diharapkan generasi milenial di usia muda sudah bisa mencapai kebebasan finansial melalui ivestasi di pasar modal,” ungkap Satia Nur Maharani.

Menurut Satia saat ini jumlah investor Indonesia masih lebih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah investor asing meskipun jumlah domestic investor terus meningkat.

“Kita terus berusaha meningkatkan jumlah investor dalam negeri khususnya dari generasi muda melalui seminar-seminar seperti ini yang juga akan berguna bagi mereka saat mencapai kebebasan finansial di usia mudanya melalui investasi yang menjadi peluang besar untuk bisa menuju ke kebebasan finansialnya. Hanya dengan Rp.100 ribu saja sudah bisa berinvestasi,” ungkap perempuan ramah ini.

Seminar nasional tersebut diikuti sekitar 300 orang peserta dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Malang Raya dimana diharapkan semua peserta juga bisa melakukan open account untuk mulai belajar berinvestasi.

Sementara itu salah satu narasumber seminar nasional yakni Ryan Filbert menegaskan bahwa tekanan generasi muda saat ini lebih berat daripada generasi sebelum revolusi industri 4.0 untuk menjadi lebih konsumtif.

“Hal ini disebabkan godaan untuk konsumtif bagi generasi milenial saat ini sangatlah besar didukung dengan berbagai teknologi untuk menyampaikan pesan atau iklan untuk semakin konsumtif. Melalui gadegt saja sudah muncul pesan atau iklan untuk sesuatu yang bersifat konsumtif, sementara dulu kita masih harus pergi ke mall dulu untuk mendapatkan pesan/iklan seperti itu,” ungkap Ryan Filbert.

Meski demikian menurut Ryan, tekanan dan godaan tersebut harusnya diimbangi dengan kesadaran agar tidak hanya gaya hidupnya saja yang konsumtif tetapi juga harus produktif menghasilkan uang.

“Menghasilkan uang itu bisa aktif atau pasif. Kebanyakan saat ini orang Indonesia masih bergerak di pendapatan aktif padahal jika nanti kita sudah tidak bekerja lagi maka akan muncul ancaman. Berbeda jika dengan pendapatan pasif yang berkaitan dengan kecerdasan finansial yang tidak diajarkan di sekolah,” ungkap Ryan Filbert.

Acara seminar nasional yang digelar oleh KSPM FE UM ini dnilai sebagai salah satu upaya untuk bisa mengajarkan banyak cara mendapatkan pendapatan pasif yang bisa dimanfaatkan generasi muda seperti investasi di pasar modal.

“Dengan seperti itu maka kita bisa mendapatkan pendapatan pasif saat kita sudah tidak bekerja lagi. Selain investasi kita juga bisa mendapatkan pendapatan pasif dari sektor riil lainnya seperti menulis buku sehingga kita mendapatkan royalti dan masih banyak sektor riil lainnya yang bisa digarap,” ungkap pria berkacamata ini.

Ryan mengingatkan dengan banyaknya dukungan teknologi yang ada seharusnya finansial freedom bagi generasi akan lebih banyak peluang tercapainya melalui berbagai peluang yang ada.

“Finansial Freedom akan tercapai saat pendapatan pasif kita lebih banyak daripada pendapatan pasif. Akan menjadi ancaman jika kita tidak memulai saat ini jika kita sudah tidak bekerja lagi sementara kita tidak memiliki pendapatan pasif,” pungkas Ryan Filbert. (A.Y)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan