Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

Gunakan Dana CSR, PT JAPFA Ajak 10 Sekolah Di Kabupaten Malang Terbiasa Bersih dan Sehat

Gunakan Dana CSR, PT JAPFA Ajak 10 Sekolah Di Kabupaten Malang Terbiasa Bersih dan Sehat

Hadirkan Grand Master Catur Indonesia untuk mengajak para siswa SD berprestasi di bidang olahraga catur.

ADADIMALANG – Dalam rangka meWujudkan sekolah yang bersih dan sehat, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) melalui anak usahanya PT Ciomas Adisatwa (CIOMAS) menggelar program lanjutan JAPFA For Kids berupa Lomba Duta Sehat yang diikuti oleh 10 sekolah di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang yang telah terpilih. Selama beberapa hari melaksanakan kegiatan di sekolah, sebagai acara puncak dilaksanakan di salah satu farm JAPFA yang juga ada di daerah Bululawang pada pagi hari ini, Kamis (24/10).

Kepala Region Ciomas Jatim I, Budi Fatoni mengatakan bahwa Kepedulian terhadap lingkungan merupakan hal penting yang harus ditanamkan sejak dini.

“Dan ini harus dimulai dari lingkup terkecil seperti sekolah yang memiliki peran untuk mengajarkan kebiasaan merawat lingkungan serta dampak baik dari lingkungan yang bersih dan sehat. Setelah melakukan pelatihan Duta Sehat masing-masing sekolah, pada hari ini kami pertemukan kembali 10 sekolah untuk menunjukkan perubahan yang telah mereka mulai di sekolah masing-masing dan ilmu baru yang bisa mereka terapkan sejak pendampingan berjalan,” ungkap Budi Fatoni.

Dalam kegiatan yang dikuti 1.343 orag siswa dan 106 guru dari SDN 2 Kasri, MI Nurul Huda, MI Mambaul Ulum, SDN Pringo, MI Al Mubarok, MI Hidayatulloh, MINU Al Murtadlo, SDN Sudimoro 1 & 2 serta SDN Kidangbang 02, setiap sekolah mengirimkan perwakilan siswa untuk menjadi Duta Anak Sehat, Duta Makanan Sehat, serta Duta Lingkungan Sehat untuk melewati program pelatihan JAPFA for Kids sejak bulan Mei dan telah didampingi sejak Juli 2019 lalu.

“Kami percaya para Duta Sehat yang telah dilatih akan menularkan kebiasaan baik kepada teman sebayanya untuk membiasakan diri mencintai kesehatan dan kebersihan sekolahnya,” ungkap Budi Fatoni.

Sementara itu, Head of Social Investment JAPFA yakni R. Artsanti Alif menyatakan bahwa dengan keadaan sekolah yang bersih dan sehat akan dapat mendukung lahirnya siswa-siswi yang cerdas dan berprestasi karena nyamannya lingkungan kegiatan belajar mengajar.

“Kita tidak baru beberapa hari saja melakukan pendampingan ini melainkan sudah 9 bulan dan puncaknya pada hari ini dengan menghadirkan siswa dan guru dari 10 sekolah di Bululawang ini. Hal ini disebabkan karena untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih tidak cukup hanya dengan sosialisasi dan pelatihan melainkan dibutuhkan desain program yang memiliki dampak jangka panjang untuk menanamkan kebiasaan diri setiap warga sekolah, serta membangkitkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan sekolah,” ungkap R. Artsanti Alif kepada ADADIMALANG.

Menurut Artsanti, pada tahun 2019 ini dilakukan peningkatan masa pendampingan JAPFA for Kids menjadi 9 bulan dengan menanamkan dua orang fasilitator sebagai perpanjangan tangan Departemen Social Investment JAPFA dengan tujuan agar perilaku yang ditanamkan sejak masa pelatihan dapat bertransformasi menjadi sebuah pola kebiasaan yang dapat terlaksana secara mandiri hingga setelah masa pendampingan usai.

Dalam kegiatan puncak JAPFA For Kids di Bululawang kabupaten Malang ini para siswa juga mendapat pemeriksaan kesehatan yang bekerjasama dengan petugas kesehatan dari Puskesmas terdekat dan juga pemberian beberapa alat bantu penunjang kebersihan dan kesehatan di sekolah kepada perwakilan sekolah yang hadir.

Menariknya, JAPFA juga menghadirkan Grand Master Catur Indonesia Susanto Megaranto untuk melawan 20 orang siswa terpilih dalam pertandingan Catur Simultan dalam puncak Gebyar JAPFA For Kids di desa Kasri, kecamatan Bululawang kabupaten Malang kali ini.

“Selama ini kami juga mendukung prestasi dari siswa yang berprestasi salah satunya di bidang olahraga catur dimana JAPFA sudah menghasilkan beberapa atlet catur nasional salah satunya yang kita bawa kali ini yakni Grand Master Catur Indonesia Susanto Megaranto yang beberapa waktu lalu sempat mengikuti kompetisi catur dunia. Siapa tahu nanti dari 20 siswa yang terpilih akan ada yang bisa terpilih untuk dipertandingkan di tingkat nasional,” ujar R. Artsanti Alif. (A.Y)

Tags: , , , , , , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan