Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

Universitas Brawijaya Resmi Buka Pusat Tahfidz Quran

Universitas Brawijaya Resmi Buka Pusat Tahfidz Quran

Upaya pengembangan karakter mahasiswa Universitas Brawijaya untuk dekat masjid dan dekat Al Quran.

ADADIMALANG – Menyadari besarnya potensi yang dimiliki mahasiswa Universitas Brawijaya terkait dengan penghafalan Al Quran, Masjid Raden Patah (MRP) Universitas Brawijaya (UB) secara resmi membuka Pusat Tahfidz Quran pada sore hari ini, Senin (17/02/2020).

Peresmian yang dilakukan di basement Masjid Raden Patah (MRP) ini dihadiri sekitar 100 orang mahasiswa mahasiswi yang ingin terlibat dalam hal penghafalan Al Quran.

Ketua Takmir Masjid Raden Patah, Unti Ludigdo mengapresiasi peresmian Pusat Tahfidz Quran sebagai wadah mahasiswa yang memiliki potensi untuk dikembangkan dalam menghafal Al Quran.

“Banyak mahasiswa Universitas Brawijaya yang memiliki potensi besar dalam hal menghafal Al Quran, rata-rata mereka sudah hafal 3 juz, 5 juz bahkan ada yang sudah hafal 30 juz,” ungkap Unti Ludigdo.

Selain itu, Unti Ludigdo mengingatkan bahwa takmir MRP ingin mengembangkan karakter mahasiswa Universitas Brawijaya tersebut harus dekat masjid dan dekat Al Quran.

“Upaya mendorong terciptanya karakter dekat masjid dekat Al Quran itu salah satunya adalah dengan menyediakan Pusa Tahfid Quran sebagai wadah mahasiswa untuk dekat masjid dekat Al Quran,” ungkap Ketua Takmir MRP yang juga Dekan FISIP UB ini.

Selain itu, Unti Ludigdo juga menegaskan Pusat Tahfidz Quran diharapkan bis memperkuat khalifah-khalifah mahasiswa untuk diikutsertakan dalam lomba MTQ Nasional Mahasiswa yang rutin dilaksanakan dan diikuti oleh mahasiswa Universitas Brawijaya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu pembina inti Pusat Tahfidz Quran Universitas Brawijaya, Nur Chanifah yang mengakui bahwa mahasiswa UB sudah banyak yang telah hafal beberapa juz Al Quran.

“Jika kemarin itu proses menghafalnya masih dengan sistem setor dan pertemuan yang masih belum sistematis dan hasilnya kurang optimal, namun dengan adanya Pusat Tahfidz Quran ini maka harapannya pertemuan untuk menghafal Al Quran bisa lebih tertata dan lebih efektif,” ungkap Nur Chanifah.

Selama ini menurut Nur Chanifah, para mahasiswa mengaku kurang bisa konsisten mengikuti program menghafal Al Quran disebabkan kendala jadwal perkuliahan sehingga harus membuat pertemuan yang disesuaikan dengan jadwal kuliah mereka.

“Dengan Pusat Tahfid Quran yang buka selama jam perkuliahan mahasiswa, maka mahasiswa diharapkan akan lebih mudah lagi dalam menghafal Al Quran karena Pusat Tahfidz Quran buka selama jam perkuliahan UB,” ungkap ustadzah yang juga dosen ini.

Selain pembina inti dan juga 5 pembina putra dan 5 pembina putri, rencananya Pusta Tahfidz Quran juga akan melibatkan mahasiswa UB yang sudah menjadi hafidz untuk turut membantu Pusat Tahfidz Quran UB dalam kegiatan pembinaan mahasiswa untuk menghafal Al Quran. (A.Y)

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan