Adopkop Diminta Perannya Untuk Perkembangan Koperasi Di Era Revolusi Industri 4.0

Adopkop Diminta Perannya Untuk Perkembangan Koperasi Di Era Revolusi Industri 4.0

Koperasi harus mulai berubah di era revolusi industri 4.0.

Kota Malang – Memasuki revolusi industry 4.0 saat ini diharapkan akan mampu merubah mindset para pelaku koperasi yang masih menerapkan konsep lama.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM RI, Rully Indrawan yang menyatakan bahwa saat ini dengan kemajuan teknologi maka mau tidak mau koperasi juga harus berbenah.

“Dengan kemajuan teknologi saat ini maka mau tidak mau koperasi juga harus berbenah dengan memanfaatkan teknologi itu,” ujar Rully Indrawan saat menghadiri Lokakarya dan Kongres Asosiasi Dosen dan Peneliti Koperasi (Adopkop) Indonesia di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini, menurut Rully akan bisa menjadikan koperasi bisa semakin optimal dalam menjalankan fungsinya.

“Oleh karena itu maka kami mengharapkan para akademisi dan peneliti yang tergabung dalam Adopkop Indonesia ini bisa berperan agar koperasi bisa memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini,” ungkap Rully siang ini, Senin (04/03).

Ditemui di lokasi yang sama, Sekretaris Jenderal Adopkop Indonesia, Wiyono mengapresiasi dari harapan Rully Indrawan yang mengharapkan Adopkop berperan aktif.

“Selama ini kami juga sudah melakukan edukasi ataupun interaksi langsung dengan para pelaku koperasi,” ungkap Wiyono.

Wiyono mengakui beberapa anggota Adopkop juga merupakan pelaku koperasi yang juga akan memberikan edukasi dan juga perubahan pada model koperasi yang dijalankannya saat ini.

“Kami juga mendukung beberapa koperasi yang sudah mulai mau berkembang untuk penyesuaian diri pada era revolusi industri 4.0 saat ini,” pungkas pria yang mengajar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini.

Usai lokakarya, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan Kongres Adopkop Indonesia yang Ke 3, dimana dari hasil kongres tersebut telah terpilih M. Fathorrozi dari Universitas Negeri Jember (Unej) sebagai Ketua Adopkop Indonesia. (A.Y)

BACA JUGA :  UB Raih Rekor MURI untuk Pemeriksaan Kucing Terbanyak

Agus Yuwono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *