Mahfud MD : Jika Ingin Indonesia Hancur, Tidak Usah Menunggu 2030

Mahfud MD : Jika Ingin Indonesia Hancur, Tidak Usah Menunggu 2030

Penegakan hukum harus benar-benar ditegakkan dengan baik dan benar jika ingin mencapai Indonesia Emas.

Kota Malang – Indonesia diharapkan akan mampu mencapai usia emas 100 tahun di tahun 2045 mendatang yang diharapkan Indonesia menjadi salah satu negara terkuat di dunia.

Namun tidak sedikit pula yang pesimis bahwa Indonesia akan hancur sebelum mencapai usia 100 tahun.

Di tengah optimisme dan pesimisme menuju tahun 2045, tokoh nasional yang juga pakar hukum yakni Mahfud MD menyatakan bahwa banyak negara yang tidak mampu mencapai hingga 100 tahun meski sempat berjaya di eranya.

“Bagaimana Uni Soviet dan Yugoslavia pernah sangat berjaya namun akhirnya hancur dan tidak mampu mencapai 100 tahun,” ungkap Mahfud MD saat menjadi narasumber di acara Dialog Kebangsaan di kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pagi ini, Selasa (09/04).

Menurut Mahfud MD, Indonesia bisa menuju ke Indonesia Emas di tahun 2045 dengan berbagai upaya dimana salah satu yang urgent dilakukan adalah penegakan hukum yang baik dan benar.

“Banyak negara yang hancur karena penegakan hukum tidak berjalan dengan baik,” ujar Mahfud MD dalam pembukaan paparannya.

Bahkan Mahfud MD menegaskan tidak perlu menunggu hingga tahun 2030 Indonesia sudah bisa hancur jika penegakan hukum tidak berjalan dengan baik dan benar.

“Jika Indonesia mau bubar, tidak usah menunggu hingga tahun 2030. Terus biarkan jual beli hukum, penegakan hukum yang tidak adil, diskriminasi dan lain sebagainya. Jika penegakan hukum tidak diperbaiki maka bisa terjadi Untrust, kemudian pembangkangan dan akhirya terjadi disintegrasi bangsa,” ujar pakar hukum yang ramah ini.

Mahfud MD mengakui ada beberapa ancaman untuk mewujudkan Indonesia Emas yang akhir-akhir ini sudah sering muncul seperti intoleransi yang cukup mengganggu saat ini.

BACA JUGA :  Ini Kata Ahmad Wanedi tentang Program Toilet Bersih, Terawat dan Wangi

Mahfud MD menegaskan ada tanda-tanda jika Indonesia ingin mewujudkan Indonesia Emas seperti adanya rasa persatuan dan kesatuan yang kuat, tingkat perekonomian yang bagus,
Penegakan Hukum dan Keadilan yang baik dan politik yang demokratis dan budaya yang Adi Luhung.

“Jangan ada sentimen SARA karena Indonesia akan maju kalau kita bersatu,” ungkap Mahfud MD.

Dalam Dialog Kebangsaan yang mengambil tema ‘Milenial Wujudkan Indonesia Emas 2045, Siapa Takut?’ itu menghadirkan beberapa tokoh nasional sebagai narasumber seperti Mahfud MD, Alim Markus, Savic Ali, Siti Ruhaini D, Rektor UMM Fauzan dengan moderator Inayah Wahid.

Fauzan dalam paparannya menjelaskan bahwa kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi salah satu kampus Muhammadiyah yang berada di urutan ke Empat nasional.

“Untuk menuju Indonesia Emas, diperlukan generasi milenial yang memiliki cara berpikir tidak biasa-biasa saja dan UMM melatih mahasiswanya untuk tidak hanya menjadi mahasiswa yang biasa-biasa saja,” ungkap Fauzan yang disambut riuh tepuk tangan sekitar 700 orang mahasiswa yang hadir. (A.Y)

Agus Yuwono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *