Stunting di Kota Malang Tidak Dipengaruhi Faktor Ekonomi

Stunting di Kota Malang Tidak Dipengaruhi Faktor Ekonomi

Kurang perhatian orang tua juga bisa menjad penyebab anak menjadi stunting.

Kota Malang – Wakil walikota Malang Sofyan Edi jarwoko mengatakan adanya penderita Stunting di kota Malang tidak ada hubungannya dengan tingkat kemiskinan. Namun lebih dipengaruhi perhatian yang diberikan orang tua terhadap asupan gizi yang harus dikonsumsi oleh anak-anaknya.

“Kadangkala kondisi ekonomi orang tua baik-baik saja namun dikarenakan kesibukan ataupun akses informasi yang terbatas anak dipercayakan kepada pengasuh anak,” kata Bung Edi sapaan akrab Wakil Walikota Malang tersebut.

Lagi pula, lanjut Bung Edi makanan yang bergizi tidak harus mahal seperti halnya sayur yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPC Ahli Gizi Kota Malang, Ibnu Fajar yang menegaskan bahwa stunting itu bukan hanya diatasi pada saat anak dalam masa pertumbuhan, namun sejak masih dalam kandungan.

“Caranya yaitu dengan memanfaatkan 1000 hari pertama kehidupan yaitu sejak dalam kandungan, selama 9 bulan 10 hari hingga anak berusia 2 tahun,” jelasnya.

Pada masa-masa tersebut, menurut Ibnu Fajar adalah masa tumbuh kembang anak yang sangat membutuhkn gizi seimbang agar dapat tumbuh dengan baik.

Bahkan pada masa sebelumnya saat anak masih di dalam kandungan, ibu harus memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsinya. Apa yang dimakan ibu ketika hamil akan sangat berpengaruh pada komdisi buah hati ketika lahir.

“Kalau kebutuhan gizi terpenuhi akan lahir bayi yang normal. Bayi yang dilahirkan dengan badan sekitar 48 sampai 54 cm dan berat badan di atas 2,5 hingga 3,5 kg,” jelasnya.

Dalam rangka meminimalisir angka stunting, pemerintah kota Malang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan memberikan pendampingan terhadap ibu-ibu yang hamil di puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Malang. (Jaz)

BACA JUGA :  Usai IB Mundur, Begini Kriteria CEO Arema FC Selanjutnya

Jazila Humda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *