Tak Hanya Pandai Membangun dan Perang, Tapi Juga Pintar Mengaji

Tak Hanya Pandai Membangun dan Perang, Tapi Juga Pintar Mengaji

Satgas TMMD ke 104 mengajar anak-anak di lokasi TMMD untuk belajar mengaji.

Jember – Prajurit TNI yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) TMMD ke 104 di kabupaten Jember ternyata selain piawai dalam hal berperang dan jago dalam keterampilan membangun,  Prajurit TNI pilihan tersebut sebagian mengenyam pendidikan sebagai santri.

Latar belakang pendidikan sebagai santri itu juga nampak dalam aktifitas para satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 ini yang tergugah untuk turut serta mengajar anak-anak dusun Gayasan, desa Gunungmalang, kecamatan Sumberjambe, kabupaten Jember selama kegiatan TMMD ini.

Salah satu personil yang aktif turut mengajar ngaji adalah personel Bintal Korem 083 Baladhika Jaya, Kopda Supendik yang tergugah mengajar mengaji setelah melihat semangat dan niat belajar anak-anak di dusun Gayasan tersebut.

“Kalau kita terlambat sekolah kita akan tertinggal ilmu dunia, tapi kalau terlambat mengaji kita akan ditinggal ilmu agama,” ujar salah satu siswa mengaji, Salahuddin yang masih berusia delapan tahun ini.

Sementara itu, salah satu guru menggaji di dusun Gayasan mengungkapkan dirinya merasa bangga dengan Prajurit TNI yang mau membantu mendampingi anak-anak mengaji.

“Saya tidak bisa berkata apa-apa, selain saya bangga atas keikhlasan mereka mengajar anak murid saya dengan tulus dan ikhlas,  saya lihat para murid saya senang dan semakin bersemangat” ujar pria yang enggan namanya disebutkan itu. (A.Y)

BACA JUGA :  Pemuda diharapkan turut berperan dalam menjaga Keutuhan NKRI

Agus Yuwono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *