UB Sediakan 1.795 Komputer Di 52 Ruangan Untuk UTBK Selama 10 Hari

UB Sediakan 1.795 Komputer Di 52 Ruangan Untuk UTBK Selama 10 Hari

Dengan tes skolastik dan akademik membuat UTBK dirasakan lebih fair.

Kota Malang – Rektor, Wakil Rektor, Dekan dan Panitia Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan pemantauan pelaksanaan UTBK gelombang pertama di Universitas Brawijaya pagi ini, Sabtu (13/02/2019).

Ketua Panitia UTBK UB, Aulani’am menyatakan bahwa UTBK di Universitas Brawijaya diikuti oleh 17.291 peserta yang disediakan sebnyak 52 ruangan untuk pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan selama 10 hari setiap Sabtu dan Minggu ini.

“Setiap hari akan dilaksanakan dua sesi ujian yang pagi dan siang,” ujar Aulani’am.

Usai melakukan pemantauan di beberapa lokasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Brawijaya, Rektor UB, Nuhfil Hanani menyampaikan bahwa penyelenggaran UTBK di Universitas Brawijaya di hari pertama kali ini berlangsung lancar tanpa ada masalah.

“Di UTBK akana dilakukan dua tes yakni skolastik yaitu potensi yang melekat pada diri seseorang dan kemampuan akademis,” ujar Nuhfil Hanani.

Dengan konsep UTBK yang menguji dua kemampuan peserta ujian tersebut menurut Nuhfil Hanani akan membuat persaingan masuk perguruan tinggi menjadi lebih fair karena tidak hanya berlandaskan pada kemampuan akademis seseorang yang tergantung pada fasilitas yang ada di sekolah asal peserta ujian.

“Kami menyiapkan 1.795 unit computer di 52 ruang dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 1.639 peserta tau ada 156 orang yang tidak hadir,” jelas Nuhfil.

Sesuai dengan ketentuan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), UTBK dilaksanakan mulai tanggal 13 April hingga 26 Mei 2019.

“Ada yang berbeda dengan pelaksanaan UTBK tahun ini, dimana siswa baru bisa melakukan pendaftaran SBMPTN setelah mengikuti UTBK dengan berdasar pada nilai ujian UTBK tersebut mulai 10 Mei hingga 24 Juni 2019,” pungkas Nuhfil Hanani. (A.Y)

BACA JUGA :  Akademisi hukum bahas Perubahan UU Tindak Pidana Terorisme

Agus Yuwono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *