Walikota Malang Kukuhkan 85 Orang Guru Menjadi Kepala Sekolah dan Pengawas

Walikota Malang Kukuhkan 85 Orang Guru Menjadi Kepala Sekolah dan Pengawas

Ingatkan tentang pendidikan karakter dan mendidik siswa dengan baik.

Kota Malang – Bertempat di Aula Dinas Pendidikan kota Malang di jalan Veteran kota Malang, sebanyak 85 orang guru kota Malang secara resmi dikukuhkan menjadi Kepala Sekolah dan Pengawas untuk jenjang SD dan SMP oleh Walikota Malang Sutiaji siang hari ini, Kamis (18/04).

Sebelum mengukuhkan, Sutiaji memberikan apresiasi kepada para guru yang selama ini telah memberikan yang terbaik sebagai wujud dedikasinya bertugas sebagai seorang guru pendidik yang baik.

“Saya harap bapak-ibu sekalian bisa terus meningkatkan potensi yang ada pada dirinya dan tetap mengemban tugas dengan baik seperti yang selama ini teah dilakukan,” ujar Sutiaji.

Konsep pengukuhan yang dilakukan setiap Empat tahun tersebut merupakan sebagai siklus yang harus dilakukan mengingat aturan yang ada memang mengatur hal tersebut.

“Jadi ada yang berprestasi, ada yang SKnya sudah habis dan yang lainnya, namun secara aturan maka setiap Empat tahun memang harus dilakukan pengukuhan ini,” ujar Walikota Malang.

Sutiaji juga menitipkan para siswa sebaga anak didik yang diharapkan bisa dididik dan diasah sehingga bisa siswa yang berprestasi dan berhasil.

Lebih lanjut Sutiaji menyampaikan tentang pendidikan karakter yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kota Malang yang diakui sempat menjadi polemic tetapi saat ini justru sudah menjadi percontohan nasional dimana pendidikan karakter menjadi keharusan yang secara substantif dan filosofis juga sudah ada pada kurikulum k13.

Usai melakukan pengukuhan, Walikota Malang bersama Wakil Walikota Malang, Sekretaris Daerah kota Malang, Ketua PKK kota Malang dan Kepala OPD Pendidikan memberikan ucapan selamat kepada semua guru yang diberi tugas sebagai Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.

BACA JUGA :  Menteri Sosial kembali memberikan bantuan PKH di kota Malang untuk tahap ke empat

Terkait dengan jumlah guru yang cukup banyak dikukuhkan hari ini, Sutiaji menjelaskan hal tersebut disebabkan karena beberapa hal seperti SK yang sudah habis dan guru yang pension ataupun mengundurkan diri dari jabatan Kepala Sekolah. (A.Y)

Agus Yuwono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *