400 mahasiswa sudah diberangkatkan ke Timur Tengah dan 300 mahasiswa dipersiapkan berangkat ke Jepang.
Kota Malang – Target sebanyak 1.500 mahasiswa Polinema harus terserap bekerja di dunia industri sebelum wisuda di tahun 2019 ini, memasuki bulan ke tiga di tahun ini sudah hampir tercapai 60 persen.
Hal tersebut disampaikan Ketua Job Placement Center (JPC) Politeknik Negeri Malang (Polinema), Bambang Soepeno saat ditemui wartawan AdaDiMalang.
“JPC Polinema terus melakukan gebrakan dan inovasi agar target yang ditentukan tersebut bisa tercapai,” ungkap Bambang Soepeno pagi tadi, Kamis (14/03).
Salah satu inovasi yang berhasil dilaksanakan adalah membuat kelas kerjasama dan juga pembuatan Memorandum of Understanding (MoU) dengan beberapa perusahaan yang banyak diminati mahasiswa untuk bisa bekerja di sana.
“Yang sudah deal dan bisa kami penuhi sudah ada dua perusahaan di luar negeri, sehingga awal tahun ini kami telah mengirimkan sebanyak 400 orang mahasiswa Polinema ke Timur Tengah,” ujar pria ramah ini.
Selain ke Timur Tengah, sebanyak 300 orang mahasiswa Polinema juga tengah dipersiapkan untuk diberangkatkan ke Jepang dalam waktu dekat.
Dengan jumlah 700 orang mahasiswa sudah diterima di dua perusahaan luar negeri tersebut menurut Bambang sudah hampir mencapai 50 persen dari target yang teah ditetapkan di tahun 2019 ini.
“Job Fair juga masih rutin kami laksanakan dan baru sekali kami gelar yang akan memberikan sumbangsih jumlah mahasiwa Polinema yang terserap industri sebelum diwisuda,” ujar Bambang Soepeno.
Peningkatan kompetensi mahasiswa dan local recruitmen juga menjadi salah satu cara JPC untuk terus meningkatkan jumlah mahasiswa Polinema yang direkrut bekerja di tahun 2019 ini.
“Didoakan saja semua target 1.500 mahasiswa Polinema bisa terserap kerja sebelu diwisuda di tahun ini bisa tercapai,” pungkasnya. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.