Polinema Punya Tempat Penitipan Anak Pegawai dan Dosennya

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Diresmikan istri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang pernah mengalami kesulitan saat harus mengasuh anak dan mengajar di Polinema.

ADADIMALANG. Pendidikan – Istri dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Suryan Widati Muhajir Efendi meresmikan penggunaan Tempat Penitipan Anak (TPA) di Politeknik Negeri Malang (Polinema) pagi hari tadi, Jumat (26/07).

Dengan adanya keberadaan Tempat Penitipan Anak tersebut maka civitas akademika Polinema tidak perlu lagi kebingungan mengatur waktu saat harus bekerja di Polinema dan mengasuh anak mereka.

“Saya sendiri pernah merasakan bagaimana kesulitan saat harus mengasuh anak dan harus mengajar di Polinema. Dengan adanya TPA ini tentunya akan sangat membantu pata civitas akademika Polinema yang memiliki anak balita,” ujar Suryan Widati Muhajir Efendi usai peresmian.

Oleh karenanya, Suryan Widati Muhajir Efendi sangat mengapresiasi keberadaan Tempat Penitipan Anak (TPA) Polinema yang sebelumnya merupakan laboratorium mini bank jurusan Akuntansi yang telah tidak dipergunakan lagi.

“Meskipun baru diresmikan, namun TPA ini sudah sangat layak, meskipun harapannya nanti bisa lebih bisa dikembangkan lagi,” ungkap istri Mendikbud RI ini.

Sementara itu, Direktur Polinema Awan Setiawan menjelaskan bahwa keberadaan TPA di Polinema tersebut merupakan bagian dari program Polytechnic Education Development Project (PEDP).

“Polinema hanya menyediakan tempat saja sementara isi TPA ini kami mendapatkan bantuan dari Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam bentuk alat pembelajaran dan permainan,” ungkap Awan Setiawan.

Saat ini Tempat Penitipan Anak yelah menerima 17 anak balita yang dititipkan dari sekitar 35 anak yang akan dititipkan setiap harinya yang akan dididik dan ditemani 3 orang guru yang bekerja secara bergantian.

Sementara itu, Perwakilan Direktorat Paud Kemendikbud RI yakni Ilman Saputra berharap Tempat Pendidikan Anak milik Polinema ini bisa berkembang bukan cuma masalah perawatan atau infrastruktur yang lebih beaar melainkan juga model pembelajarannya. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Tumbuhkan Animo Pengunjung Kampung Tematik, Mahasiswa Unmer Malang Magang Di KBP

Buat kegiatan hingga mempublikasikannya melalui media sosial. ADADIMALANG - Dalam rangka menumbuhkan ketertarikan masyarakat untuk datang ke kampung tematik yang...

Derajat Takwa dan Dimensi Kemanusiaan

Hikmah Ramadan Hari Ke-11 ADADIMALANG - Menjadi suatu keharusan bagi umat Islam untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada Allah SAW yang telah memberikan anugerah...

Wawali Sofyan Edi Apresiasi Gerakan Penghijauan bertajuk ‘Restore Our Earth’

Tanam pohon Pule ke 4.468 di SMP Katolik Santa Maria I Kota Malang ADADIMALANG - Dalam rangka turut serta dalam pelestarian dan menjaga lingkungan, SMP...

Implementasi Kampus Merdeka, FISIP UB Tandatangani Kerjasama Bersama Nava+ Group

Upaya mewujudkan kualitas SDM memiliki skill dan spesifikasi yang dibutuhkan oleh dunia kerja. ADADIMALANG - Sebagai wujud implementasi dari Kampus Merdeka, Fakultas Ilmu Sosial dan...

PT KAI Salurkan Bantuan Rp.50 Juta Bagi Korban Gempa Bumi Kabupaten Malang

Berikan dalam bentuk 303 paket sembako untuk kebutuhan masyarakat. ADADIMALANG - Kepedulian terhadap warga masyarakat Kabupaten Malang yang menjadi korban atau terdampak bencana gempa bumi (10/04)...
- Advertisement -

Berita Terkait