Berita

Kelurahan Sukoharjo Terpilih Menjadi Salah Satu Perintis Program Kelurahan Cantik di Indonesia

ADADIMALANG – Pemerintah Kota Malang bersinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang dalam pelaksanaan program Desa/Kelurahan Cantik (Cinta Statistik).

Dengan adanya program Desa/Kelurahan Cinta Statistik tersebut diharapkan masyarakat dapat mengoptimalisasikan penggunaan dan pemanfaatan data statistik agar program pembangunan di desa atau kelurahan dapat lebih tepat sasaran.

“Melalui program Desa/Kelurahan Cantik ini, sumber daya manusia di kelurahan akan dilatih mengolah data monografi kelurahan dan menyajikannya menjadi informasi serta infografis yang mudah dipahami oleh masyarakat,” ujar Kepala BPS Kota Malang, Erny Fatma Setyo hari ini, Minggu (25/09/2021).

Menurut Erny, Kelurahan Sukoharjo terpilih menjadi salah satu dari 70 desa atau kelurahan se-Jawa Timur atau 100 desa atau kelurahan se-Indonesia dalam rintisan program Desa atau Kelurahan Cantik oleh BPS Kota Malang.

Dengan terpilihnya Kelurahan Sukoharjo sebagai perintis Desa/Kelurahan Cantik, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kelurahan lain agar lebih melek terhadap statistik dan manfaat pembangunan berdasarkan data.

“Tujuan dari program Desa/Kelurahan Cantik sendiri salah satunya adalah meningkatkan kompetensi, literasi, kesadaran dan peran aktif perangkat desa/kelurahan dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik,” jelas Erny.

Untuk meraih outcome, perencanaan pembangunan desa/kelurahan dapat tepat sasaran dan terbentuknya komunitas statistik pada level desa atau kelurahan, selain untuk standardisasi pengelolaan data statistik untuk menjaga kualitas dan perbandingan.

“Kriteria Desa/Kelurahan Cantik itu antara lain adanya SDM yang mengelola data di level kelurahan, ketersediaan sinyal telpon yang kuat/sangat kuat dan sinyal internet 4G/3G di sebagian besar wilayah desa/kelurahan. Kelurahan Sukoharjo dipilih menjadi salah satu perintis Program Desa/Kelurahan Cantik karena memiliki SDM yang peduli terhadap data, rutin melakukan pemutakhiran website serta memperhatikan data profil desa dan kelurahan (prodeskel) selama dua tahun terakhir,” ujar Erny.

Semua kelurahan di Kota Malang diharapkan dapat melakukan hal yang sama dengan kelurahan Sukoharjo kota Malang dengan pendampingan dari BPS Kota Malang.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, dibutuhkan kerja sama dan dukungan dari Pemerintah Kota Malang khususnya dalam hal sosialisasi mengenai pentingnya data yang dimulai dari level kelurahan,” ujar Kepala BPS Kota Malang.

Kegiatan yang dilakukan dalam Program Desa/Kelurahan Cantik tersebut meliputi pembinaan dan sosialisasi pusat pembelajaran statistik (PULSA), pendampingan dalam menginvetarisir ketersediaan data pada Kelurahan, serta pembuatan publikasi atau infografis terkait profil Kelurahan.

“Adanya Program Desa/Kelurahan Cantik ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan berusaha meningkatkan keterampilan serta kualitas SDM dalam mengelola data dan menyajikan informasi yang mudah diakses oleh masyarakat,” ujar Plt. Lurah Sukoharjo Januar Agung Rizaldhi, SE.

Melalui program ini , Januar berharap adanya peningkatan kualitas SDM Kelurahan secara merata sehingga tidak hanya dikuasai sebagian orang saja. Kemampuan setiap petugas dalam memahami informasipun dapat meningkat.

Pada dasarnya setiap aparatur sipil negara (ASN) adalah agen informasi serta sebagai institusi pemerintah berupaya menyajikan informasi yang valid dan lengkap. Kami juga telah berdiskusi dan bekerja sama dengan BPS Kota Malang sebagai tindak lanjut program ini, serta melaksanakan pelatihan atau istilahnya Sinau Bareng tentang statistik,” tutup Januar. (A.Y)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Exit mobile version