Berita

Meski Pandemi, SMAK Kosayu Kembali Gelar Pelangi Bangsaku

Dilaksanakan secara daring namun tidak mengurangi semangat dan antusias peserta.

ADADIMALANG – Mengambil tema ‘Indonesia Berkibar Indonesia Tetap Semangat’, SMAK Kolese Santo Yusuf (Kosayu) Malang kembali akan menggelar kegiatan Pelangi Bangsaku.

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut kembali dilaksanakan meski dengan beberapa perubahan.

SMAK Kolese Santo Yusup Malang yang didirikan pada tahun 1954 ini memiliki motto ‘Tetap Bersemangat’ yang memiliki makna harus Tetap Bersemangat mengikuti proses pendidikan dalam keadaan apapun.

“Warga Kolese Santo Yusup Malang tetap memiliki daya juang dan semangat tinggi dalam menempuh pendidikan. Kata ‘Tetap Bersemangat’ itu merupakan slogan Kongregasi Murid-Murid Tuhan (Congregatio Discipulorum Domini/CDD) yang menaungi Yayasan Kolese Santo Yusup (Kosayu) Malang,” ungkap Ketua Panitia Pelangi Bangsaku ke-9 SMAK Kosayu Malang, Bismo Pandoyo.

Menurut Bismo selain dari wilayah Malang Raya, peserta didik SMAK Kosayu Malang juga berasal dari luar Kota Malang dan luar pulau Jawa.

“Jumlah peserta didik SMAK Kasayu Malang pada tahun pelajaran 2021/2022 ini seluruhnya mencapai 1.226 orang, dimana 55 persen siswa berasal dari luar kota Malang dan 35 persen siswa berasal dari luar Pulau Jawa yang tinggal ditempat indekost atau di asrama,” ungkap Ketua Panitia Pelangi Bangsaku ke-9.

Selain itu, peserta didik dan para pendidik juga berasal dari latar belakang etnis yang berbeda-beda seperti Tionghwa, Jawa, Melayu, Batak, Dayak, Ambon, Bugis, Toraja, Papua, Flores, Sasak, dan Bali.

Dalam giat Pelangi Bangsaku yang bertujuan agar para peserta didik dapat mengekspresikan identitas diri (asal daerah) apa adanya tersebut membagi para peserta didik sesuai dengan daerah asal masing-masing dengan nama Persaudaraan Anak Kolese Santo Yusup (PAKSY).

“Ada 14 kelompok PAKSY di SMAK Kosayu Malang yang menunjukkan unsur keberagaman etnis, budaya, strata sosial dan agama. Hal itu sangat menarik untuk diakomodasi dalam suatu wadah kegiatan seni budaya yang menjadi program sekolah yang kami beri nama Pelangi Bangsaku. Dan kali ini merupakan kegiatan yang ke-9 kalinya,” ujar Bismo Pandoyo.

Pelangi Bangsaku diharapkan dapat menjadi ajang penerapan pendidikan multikultural melalui pagelaran seni dan budaya nusantara.

“Fenomena yang dimiliki SMAK Kosayu Malang ini memberikan informasi keragaman budaya yang ada dalam kehidupan pendidik maupun peserta didik SMAK Kosayu. Pelangi Bangsaku ini merupakan potret kondisi yang ada di SMAK Kosayu Malang yang memiliki beragam perbedaan latarbelakang dalam hal etnis, adat, bahasa, sejarah, dan asal usul daerah namun bersatu menjadi satu di SMAK Kosayu Malang,” ungkap Bismo Pandoyo.

Pelangi Bangsaku ke-9 SMAK Kosayu Malang ini dilaksanakan juga dalam rangka memperingati Bulan Bahasa, Sumpah Pemuda, dan juga Hari Pahlawan di tahun 2021.

“Kegiatan Pelangi Bangsaku ke-9 tahun 2021 ini akan dilaksanakan pada tanggal 29 dan 30 Oktober 2021 mendatang secara virtual sepenuhnya dimana masing-masing PAKSY akan menampilkan seni budaya asal daerahnya dari wilayah masing-masing mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” ungkap Bismo.

Menariknya di Pelangi Bangsaku ke-9 SMAK Kosayu Malang ini akan menampilkan budaya berbalas pantun dan budaya Betawi lainnya yang sengaja dipilih sebagai tema budaya Pelangi Bangsaku ke-9 tahun 2021 ini.

“Meski dilaksanakan secara daring karena masih dalam kondisi pandemi, namun tidak mengurangi semangat dan antusias dari para peserta didik yang terus berlatih untuk memaksimalkan penampilannya saat pelaksanaan Pelangi Bangsaku tanggal 29 dan 30 Oktober 2021 nanti,” pungkas Bismo.

Bagi alumni, peserta didik dan Wali Siswa SMAK Kosayu Malang serta masyarakat lainnya yang ingin mengetahui bagaimana meriahnya Pelangi Bangsaku ke-9 ini dapat mengaksesnya melalui link smakkosayu.sch.id/pelangibangsaku9 atau melalui kanal Youtube resmi SMAK Kosayu Malang .(A.Y)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Exit mobile version