Berita

Camat Dan Lurah Akan Diminta Mendata Warganya Yang Belum Divaksin

KEpala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif
KEpala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif

Akan menjadi sasaran vaksinasi di tahun 2022 mendatang.

ADADIMALANG – Dari pelaksanaan percepatan vaksinasi dengan serbuan vaksinasi yang dilakukan di berbagai tempat dan berbagai instansi termasuk melaksanakan secara door to door, tingkat vaksinasi di Kota Malang secara global masih belum dapat tercapai 100 persen.

“Hingga saat ini untuk vaksinasi dosis pertama telah tercapai 98 persen, vaksinasi dosis kedua mencapai 86 persen, dosis ketiga khusus bagi tenaga kesehatan hampir 99 persen dan vaksinasi lansia telah mencapai 64,48 persen,” ungkap dr Husnul Muarif, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang menegaskan pihaknya terus melaksanakan kordinasi dengan berbagai pihak agar dapat mencapai target 100 persen untuk vaksinasi dosis 1, dan vaksinasi dosis kedua juga dapat segera 100 persen di awal tahun 2022 mendatang.

“Sementara ini untuk pemberian vaksin dosis ketiga yakni moderna kami masih belum menerima petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan, sehingga sampai saat ini masih diberikan bagi tenaga kesehatan saja,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan kota Malang.

Sebagai upaya mencapai vaksinasi hingga 100 persen kecuali bagi yang tidak direkomendasikan, rencananya Pemerintah kota Malang melalui pihak Kecamatan atau Kelurahan akan melakukan pendataan warga.

“Jadi nanti pihak Kecamatan dan Kelurahan akan memberikan himbauan dan juga pendataan warga di wilayahnya yang belum mengikuti vaksinasi. Jika datanya sudah terkumpul, warga yang belum divaksin inilah yang nanti akan menjadi target vaksinasi kita di tahun 2022 mendatang,” ujar Husnul Muarif.

Sementara itu saat ditanya terkait vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang ini menyampaikan masih terus berkordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang yang tengah melakukan pendataan siswa.

“karena surat persetujuan orangtua tersebut menjadi suatu keharusan dapat dilaksanakannya vaksinasi anak, maka saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang telah menyampaikan surat persetujuan vaksinasi covid-19 bagi anak didik kepada orang tua siswa.

“Kami berharap pendataan siswa usia 6 hingga 11 tahun ini dapat terselesaikan di akhir tahun ini sehingga diperkirakan setelah bulan Februari 2022 nanti vaksinasi anak dapat segera dilaksanakan,” pungkas Husnul Muarif. (A.Y)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Exit mobile version