ADADIMALANG – Nama Eko Zainudin cukup dikenal luas di kalangan arek-arek Malang. Pemuda kelahiran tahun 1987 ini terpanggil menyoroti perhelatan Musyawarah Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (Musda KNPI) Kota Malang yang sedang menghangat, khususnya di kalangan organisasi kepemudaan Kota Malang.
Ketua Karang Taruna Kelurahan Sukun ini berharap akan banyak lahir talenta baru yang kapabel untuk mengelola potensi kepemudaan yang sedang berkembang di Kota Malang dalam wadah KNPI ke depan.
“Selama ini KNPI stigma-nya politis, dan hanya dikapitalisasi oleh sedikit pihak. Terlebih ketika orba (orde baru)”, ujar Eko.
Eko menegaskan bahwa Kota Malang ini sangatlah heterogen, dimana sejak jaman penjajahan Kota Malang merupakan daerah urban.
Derasnya arus urbanisasi di Kota Malang, menimbulkan konsekuensi yang kompleks pula setidaknya di kalangan pemuda. Banyaknya pengangguran, kenakalan remaja, radikalisme, kriminalitas, konflik suku dan sebagainya merupakan sisi lain yang harus ditanggulangi bahkan dicegah.
Hal tersebut yang menjadi dasar Eko menginginkan KNPI nantinya akan benar-benar dapat mewadahi pluralitas pemuda di Malang, sehingga mampu bergotong-royong menanggulangi dampak urbanisasi yang sudah jengah terasa.
Belakangan ini mulai muncul tokoh-tokoh muda yang menunjukkan minatnya untuk maju sebagai calon Ketua KNPI Kota Malang dengan latar belakang yang beraneka ragam.

Tak luput, lulusan Univesitas Merdeka (Unmer) Malang inipun menyatakan kesediaanya jika diajak masuk bursa calon Ketua KNPI, mengingat banyaknya hubungan baik yang telah dibangun Eko bersama organisasi kepemudaan yang bernaung di KNPI.
“Saya senang dan berkeinginan kuat untuk selalu mewadahi potensi-potensi pemuda Kota Malang ini untuk terus berkembang, maka dari itu saya sangat siap untuk menjadi Ketua KNPI Kota Malang”, tegasnya.
Tahun lalu Eko sukses menggelar Event Festival Batik Sukun tahun 2020 di tengah kondisi pandemi dimana Eko sangat fokus melakukan pendampingan UMKM di daerah Sukun.
Bagi Eko, pemuda kreatif ke depanya harus lebih kontributif memajukan Kota Malang.
“Semisal melakukan kolaborasi dengan UMKM, organisasi-organisasi kepemudaan Kota Malang serta Karang Taruna, tentunya dengan KNPI akan lebih maksimal hasilnya”, pungkas pemuda yang ramah ini. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.