ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Usai mengunjungi Rumah Prestasi Glintung Go Green (3G) dan kampung binaan Ir. H. Bambang Irianto di RW 19 Purwantoro yakni Kampung Wonosari Go Green (WNS), Pakar Pangan Internasional dari Louisiana State University Amerika Serikat yakni Prof. Herry Utomo melakukan kunjungan ke Kampung Semar yang ada di wilayah kelurahan Arjosari Kota Malang siang hari ini, Sabtu (22/06/2024).

Uniknya, Prof Herry Utomo yang sudah 35 tahun mengajar di Louisiana State University Amerika Serikat ini mengendarai sepeda motor dibonceng Bambang Irianto dari Rumah Prestasi 3G menuju Kampung Semar Arjosari.

“Wah saya sudah lama sekali tidak naik sepeda motor seperti ini, kalau di Amerika naik mobil atau motor besar. Jadi ingat jaman massih kuliah di Universitas Brawijaya dulu kalau naik motor bebek begini,” ujar Prof. Herry Utomo.

Kunjungan Prof. Herry Utomo di Kampung Semar bersama beberapa mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) ini mendapat sambutan luar biasa dari warga RT 6 RW 2 kelurahan Arjosari Kota Malang ini.

Kunjungan pertama menyasar ke lahan pembibitan tanaman yang ditanam warga dan dilanjutkan ke Pojok Turi tempat warga menanam tanaman jenis Turi Putih yang juga menjadi bahan baku Pecel Turi buatan warga yang juga dihidangkan siang hari tadi.

“Wah mungkin sudah lebih dari 40 tahun ya saya tidak mencicipi lagi Pecel Turi seperti ini, wah luar biasa,” ungkap pria yang aslinya dari Gang Keramik Dinoyo Kota Malang ini.

Pakar Pangan dari Louisiana State University, Prof. Herry Utomo bersama Pembina Kampung Semar yakni Ir. H. Bambang Irianto menyantap sajian Pecel Turi yang disajikan warga dari hasil panen tanaman di Kampung Semar Arjoari kota Malang (Foto : Agus Yuwono)
Pakar Pangan dari Louisiana State University, Prof. Herry Utomo bersama Pembina Kampung Semar yakni Ir. H. Bambang Irianto menyantap sajian Pecel Turi yang disajikan warga dari hasil panen tanaman di Kampung Semar Arjosari kota Malang (Foto : Agus Yuwono)

Didampingi Pembina Lingkungan Tingkat Nasional asal Kota Malang yakni Ir. H. Bambang Irianto yang juga pembina Kampung Semar tersebut, Prof Herry banyak mendapatkan penjelasan terkait Kampung Semar dari warga yang bertugas sebagai guide kunjungan.

Kunjungan diakhiri dengan bersantai bersama di Saung besar Kampung Semar dimana warga menyediakan makanan dari hasil panen tanaman warga seperti Singkong Rebus dan berbagai sayur mayur serta minuman herbal yang disajikan.

Pakar Pangan dari Louisiana State University, Prof. Herry Utomo bersama Ketua PKK RT 6 RW 2 Arjosati Nurul Wahyuni bersantai di salah satu spot tanaman warga Kampung Semar (Foto : Agus Yuwono)
Pakar Pangan dari Louisiana State University, Prof. Herry Utomo bersama Ketua PKK RT 6 RW 2 Arjosati Nurul Wahyuni bersantai di salah satu spot tanaman warga Kampung Semar (Foto : Agus Yuwono)

“Kami warga Kampung Semar Arjosari ini merasa sangat bangga dan senang sekali dengan adanya kunjungan dari Prof. Herry Utomo ke Kampung kami ini. Semoga dengan kunjungan Prof Herry Utomo ini akan membawa manfaat bagi kami untuk mengembangkan Kampung Semar ini menjadi lebih baik lagi ke depannya,” jelas Ketua PKK RT 6 RW 2 Kelurahan Arjosari, Nurul Wahyuni.

Menanggapi berbagai pertanyaan yang disampaikan oleh warga Kampung Semar, Prof. Herry Utomo menyampaikan apresiasinya terkait suasana dan fasilitas yang ada di Kampung Semar tersebut.

“Wah ini luar biasa sekali karena di tengah Kota Malang ini ada kampung dengan suasana desa yang sangat natural. Ini dapat menjadi pilihan tempat untuk istirahat atau bersantai jika ingin mendapatkan suasana desa yang asri dan alami di sini. Tidak jauh dari kota Malang sudah dapat suasana seperti ini,” ujar Prof. Herry Utomo.

Dengan berbagai fasilitas dan kelebihan yang dimilikinya, Prof. Herry Utomo mengusulkan agar ada home stay yang dibuka untuk para pengunjung dengan harapan pengunjung dari macanegera ataupun lokal dapat menginap di lokasi untuk menikmati suasana Kampung Semar.

“Namun berbagai fasilitas dasar seperti kamar mandi dan lain sebagainya harus sudah standar internasional, sehingga wisatawan mancanegara akan nyaman saat berada di sini. Saya yakin turis atau wisatwan mancanegara akan betah jika berada di sini, meski masih ada beberapa hal kecil yang perlu dibenahi sedikit-sedikit,” ungkap pria ramah ini.

Penawaran kerjasama dalam pengembangan IT juga ditawarkan Prof. Herry Utomo sebagai sumbangsih dirinya bagi warga Kampung Semar, sehingga diusulkan kepada warga Kampung Semar untuk membuka pojok IT untuk pengembangan IT dalam menjalankan operasional Kampung Semar tersebut.

Berbagai pertanyaan disampaikan warga dan menjadi diskusi yang menarik sebagai rencana pengembangan Kampung Semar ke depan, hingga kunjungan yang direncanakan hanya beberapa waktu ini berjalan cukup panjang karena keakraban warga dengan Prof Herry dan rombongaan yang juga asyik menikmati suasana Kampung Semar ini. (A.Y)