Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Upaya melestarikan lingkungan melalui gerakan komunitas yang mandiri mendapat sorotan khusus dari Yayasan Menabung Air Indonesia.
Usai mengunjungi dua kampung binaan, Founder Yayasan Menabung Air Indonesia, Bobby Wibowo menegaskan bahwa pengetahuan membangun kampung tematik serta semangat yang telah ditanamkan oleh Ir. Bambang Irianto selaku inisiator Gerakan Menabung Air (Water Banking Movement) harus terus dilestarikan dan direplikasi.
Kedatangan Bobby Wibowo bersama Ketua Yayasan Menabung Air Indonesia, Yulia Ayu Srikanthi, dan crew dari Maesa Group, bukan sekadar kunjungan biasa. Mereka datang untuk secara langsung menimba ilmu dari Bambang Irianto di Rumah Prestasi Glintung Go Green (RP 3G) untuk mampu membangun dan menjalankan Kampung Tematik di wilayahnya yang ada di Ponorogo.
Bambang Irianto sendiri dikenal sebagai maestro Kampung Tematik Indonesia dan Pembina Lingkungan tingkat Nasional.
Setelah sesi materi selesai, Bobby Wibowo mengungkapkan kekagumannya terhadap keberhasilan Bambang Irianto dalam menggerakkan masyarakat. Menurutnya, materi yang disampaikan sangatlah penting, namun penerapannya membutuhkan sosok berkharisma seperti Bambang Irianto.
“Kami melihat apa yang telah dikerjakan Pak Bambang Irianto di sini adalah sesuatu yang sangat luar biasa, artinya masyarakat itu digerakkan. Nah, menggerakkan manusia, menggerakkan masyarakat ini tidak mudah, ini pekerjaan sangat sulit dan saya melihat Pak Bambang orang yang berkarisma, memiliki daya dorong dan membawa perubahan,” ungkap Bobby.
Bobby juga menyoroti sosok Bambang sebagai tokoh inspiratif lintas usia. Meskipun sudah berusia lanjut, Bambang Irianto tetap energik dan mampu memberikan inspirasi besar bagi banyak orang untuk menjaga lingkungan sekitar mereka.
“Materi yang diberikan ini merupakan ilmu yang sangat bagus dan sangat mahal. Namun sekarang pertanyaannya adalah bagaimana melestarikan apa yang telah dikerjakan oleh Pak Bambang agar semakin banyak orang-orang seperti Pak Bambang. Indonesia kekurangan sosok seperti Bambang Irianto,” tukas Bobby, menekankan pentingnya regenerasi dan keberlanjutan gerakan lingkungan ini.
Menanggapi hal tersebut, Bambang Irianto menegaskan bahwa segala hal dan upaya yang telah ia kerjakan untuk lingkungan tidak boleh berhenti hanya di kampungnya saja. Perlu adanya replikasi besar-besaran, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
“Perlu direplikasi ke berbagai tempat, tidak hanya di Indonesia, jika perlu di luar negeri. Oleh karena itu, kolaborasi menjadi kata kunci untuk melakukan replikasi apa saja yang sudah saya kerjakan. Kali ini dengan Maesa Group dan Yayasan Menabung Air Indonesia, sesuatu yang bagi saya luar biasa,” ujar Bambang.
Bambang Irianto menyambut baik kolaborasi dengan Maesa Group dan Yayasan Menabung Air Indonesia, dan mengajak semua pihak untuk ikut terlibat.
“Alhamdulillah Maesa Group dan Yayasan Menabung Air berkolaborasi saling mendukung untuk mereplikasi, kalau bukan kita siapa lagi. Ayo kita bangun negeri ini dari lorong-lorong kampung,” pungkasnya dengan optimisme. (A.Y)
