Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Masa reses menjadi momentum krusial bagi anggota legislatif untuk mendengar langsung suara konstituen. Hal inilah yang dilakukan oleh H. Eko Hadi Purnomo, SH., anggota DPRD Kota Malang dari daerah pemilihan Blimbing yang menggelar pertemuan serap aapirasi warga kelurahan Pandanwangi malam hari tadi, Selasa (10/02/2026).

Acara yang dihadiri lebih dari 100 orang warga ini berlangsung interaktif, dimana Eko yang kini juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Malang, memilih fokus membedah topik yang sering menjadi pertanyaan di masyarakat yakni Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

“Jadi dalam reses kali ini sengaja kita membahas tentang Pokir DPRD Kota Malang. Kita jelaskan apa itu Pokir, bagaimana mekanisme pengajuannya, apa saja yang dapat diajukan dan segala macamnya,” ungkap Eko Hadi Purnomo.

Langkah ini diambil agar warga memiliki pemahaman yang jernih dan tidak mencampuradukkan Pokir dengan skema pembangunan lainnya, seperti Musrenbang atau program RT Berkelas dari Pemkot Malang.

Untuk memberikan pendampingan teknis secara langsung, Eko bahkan memboyong tim khususnya yang bertugas menginput data Pokir agar warga bisa berkonsultasi secara mendalam.

Eko mengingatkan bahwa pengajuan Pokir tetap mengacu pada kamus atau buku pedoman resmi yang telah ditetapkan. Berdasarkan pengalamannya mengawal aspirasi di Blimbing, ia memastikan seluruh proses berjalan lancar, meski evaluasi tetap rutin dilakukan demi kualitas pelayanan yang lebih baik.

Anggota DPRD Kota Malang asal Dapil Blimbing, Eko Hadi Purnomo saat memberikan sambutan dalam kegiatan reses malam tadi (Foto : Agus Yuwono)
Anggota DPRD Kota Malang asal Dapil Blimbing, Eko Hadi Purnomo saat memberikan sambutan dalam kegiatan reses malam tadi (Foto : Agus Yuwono)

Satu catatan penting yang ia tekankan adalah mengenai standar kualitas bantuan dan tanggung jawab penerima manfaat. Eko berharap barang atau infrastruktur yang dihasilkan melalui jalur Pokir memiliki spesifikasi yang mumpuni.

“Saya ingin memberikan catatan agar barang-barang yang diminta masyarakat melalui pokir dewan ini kualitasnya harus benar-benar bagus atau sesuai dengan permintaan. Dan bagi warga yang menerima bantuan dari Pokir ini, tolong barang-barang yang diberikan itu juga bisa dijaga agar kemanfaatannya juga dapat semakin lama,” tukas Eko. (A.Y)