Pacu Pemadaman TPA Supit Urang, Helikopter Water Bombing Disiagakan Hingga 31 Oktober
- account_circle Fitri
- calendar_month 20 jam yang lalu
- print Cetak

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Heru Mulyono, S.I.P., M.T., memberikan keterangan (Foto : Fitri AdaDiMalang)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemprov Jatim menerjunkan helikopter water bombing untuk mempercepat pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang. Operasi pemadaman udara yang murni didanai oleh BPBD Jatim ini ditargetkan berlangsung hingga 31 Oktober 2026 mendatang.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Heru Mulyono, S.I.P., M.T., menyatakan bahwa penanganan melalui jalur udara ini merupakan bentuk intervensi langsung dari Gubernur Jawa Timur guna mempercepat penanggulangan titik api serta menekan bahaya asap di area TPA.
“Water bombing ini atas inisiatif dari BPBD Provinsi, Bu Gubernur Jawa Timur yang membantu Kota Malang dalam rangka untuk mempercepat proses pemadaman di TPA Supit Urang. Estimasi yang sudah kami tetapkan sampai tanggal 31 Oktober nanti, melihat situasi,” ujar Heru.
Operasi pemadaman udara tersebut telah digencarkan sejak Minggu (25/10/2026) dengan menerbangkan hingga tiga sortie per hari. Dalam prosesnya, helikopter pengangkut air mengambil pasokan air langsung dari kolam kawasan Lembah Dieng untuk disiramkan ke titik-titik lokasi kebakaran.
Untuk mendukung kelancaran operasional helikopter, BPBD Kota Malang turut memfasilitasi kebutuhan logistik di darat. Pemerintah Kota Malang menyiagakan sedikitnya empat tong bahan bakar jenis Avtur atau setara 800 kg per hari guna menunjang mobilitas penerbangan helikopter.
Di samping pemadaman udara, kondisi cuaca di wilayah Malang Raya yang mulai diguyur hujan cukup membantu menurunkan tingkat ketebalan polusi asap di udara. Kendati demikian, guyuran hujan dinilai belum memadai untuk menjangkau bara api yang tersimpan rapat di lapisan bawah tumpukan sampah.
Menyiasati hal tersebut, tim gabungan di lapangan menerapkan dua metode pemadaman darat secara intensif. Petugas melakukan pengerukan serta pembongkaran timbunan sampah yang mengeluarkan asap pekat sebelum disiram air, lalu ditutup kembali usai dipastikan padam.
Selain pembongkaran fisik, BPBD Kota Malang juga menerapkan teknik injeksi menggunakan pipa besi berlubang yang ditancapkan ke dalam gunungan sampah. Air kemudian disemprotkan secara langsung ke dalam titik dalam tumpukan untuk mematikan sisa bara api tersembunyi.
Heru menjelaskan, fokus penanganan saat ini dipusatkan pada area old landfill yang terdampak kebakaran sekitar 8 hektare, dari total area terimbas yang juga mencakup kawasan new landfill seluas 7 hektare. Tidak ada perluasan area kebakaran baru di lokasi kejadian.
Guna mengantisipasi kendala angin kencang yang berembus secara diagonal, jadwal penerbangan helikopter disesuaikan secara ketat pada jam-jam efektif. Operasi udara dimulai sejak pukul 06.00 hingga 11.00 WIB, kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 13.30 hingga 17.00 WIB untuk memastikan proses pemadaman berjalan aman dan optimal. (Fit/A.Y)
- Penulis: Fitri



