~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim KLH Puji Kolaborasi Bambang Irianto dengan Generasi Muda dan Talenta Digital

Tim KLH Puji Kolaborasi Bambang Irianto dengan Generasi Muda dan Talenta Digital

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Kolaborasi gerakan lingkungan dengan generasi muda dan talenta digital di Rumah Prestasi Glintung Go Green (3G) Kota Malang, mendapat apresiasi dari Tim Kementerian Lingkungan Hidup. Kolaborasi tersebut dinilai sejalan dengan upaya mendorong generasi muda terlibat dalam pelestarian lingkungan, termasuk melalui pemanfaatan media digital.

Apresiasi itu disampaikan Sigit Rustanto, S.Hut., M.Sc., Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Madya dari Kementerian Lingkungan Hidup, saat melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penerima penghargaan Kalpataru di Rumah Prestasi Glintung Go Green siang hari tadi, Rabu (28/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sigit menyoroti kiprah Ir. H. Bambang Irianto, penerima Kalpataru kategori Pembina Lingkungan asal Kota Malang, yang melibatkan generasi muda dalam pengembangan kegiatan di Rumah Prestasi Glintung Go Green.

“Salah satu hal yang menarik menurut saya adalah kolaborasi dari Pak Bambang Irianto dengan mengajak generasi muda dan talenta digital untuk berkembang bersama di Rumah Prestasi Glintung Go Green ini. Itu adalah suatu hal yang sangat bagus karena teman-teman Gen Z dan seumurannya itu sekarang tidak bisa lepas dari media digital,” ungkap Sigit.

Menurut Sigit, kedekatan generasi muda dengan media digital dapat menjadi peluang untuk memperluas kampanye pelestarian lingkungan. Karena itu, keterlibatan anak muda tidak hanya penting dalam kegiatan lingkungan secara langsung, tetapi juga dalam menyampaikan pesan dan mengajak masyarakat melalui kanal digital.

Upaya tersebut juga sejalan dengan hadirnya Kalpataru Yuvan, kategori khusus dalam penghargaan Kalpataru yang ditujukan bagi generasi muda yang menunjukkan dedikasi, inovasi, kepeloporan, serta dampak nyata bagi lingkungan hidup.

“Jadi Kalpataru Yuvan ini ditujukan untuk teman-teman pegiat yang masih muda di bawah 25 tahun dan salah satu kriterianya adalah mereka bisa mengkampanyekan apa yang mereka lakukan melalui media digital. Itu memang secara eksplisit ada di peraturan yang ada di kami,” jelas Sigit.

Dengan adanya kategori tersebut, generasi muda yang aktif mengembangkan kegiatan lingkungan sekaligus memanfaatkan media digital untuk mengampanyekan kegiatannya memiliki peluang untuk berkontribusi lebih luas. Sigit melihat aktivitas kolaboratif di Rumah Prestasi Glintung Go Green dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk belajar, mengembangkan gagasan, dan terlibat dalam gerakan lingkungan.

Salah satu ruang kolaborasi yang dikembangkan di lokasi tersebut adalah Collective Hub, yang berada di lantai satu Rumah Prestasi Glintung Go Green. Collective Hub merupakan kolaborasi Rumah Prestasi Glintung Go Green dengan akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB), komunitas Let’s Play, serta pihak lainnya.

Kolaborasi lintas komunitas dan akademisi ini menjadi salah satu ruang yang mempertemukan berbagai potensi untuk berkembang bersama. Keterlibatan generasi muda dan talenta digital di dalamnya diharapkan dapat memperkuat penyebaran pesan pelestarian lingkungan kepada masyarakat yang lebih luas.

Kiprah Bambang Irianto dalam melibatkan generasi muda tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya keberlanjutan gerakan lingkungan melalui regenerasi pegiat. Dengan dukungan ruang kolaborasi dan pemanfaatan teknologi digital, generasi muda memiliki kesempatan untuk mengembangkan peran dalam kampanye lingkungan.

“Jadi ada potensi bagi generasi muda yang kini belajar dan berproses di Collective Hub Rumah Prestasi Glintung Go Green ini untuk dapat menjadi pemerhati lingkungan dan menggunakan potensi digitalnya untuk kampanye terkait dengan lingkungan. Mereka akan berpeluang juga menjadi salah satu calon penerima Kalpataru Yuvan di masa mendatang,” pungkas Sigit. (A.Y)

  • Penulis: Agus Yuwono
expand_less