BI Yogyakarta Bawa 35 Pelaku UMKM Binaannya Mengunjungi Pie Ngalam di Kota Malang
- account_circle Agus Yuwono
- calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
- visibility 728
- print Cetak

Sebanyak 35 orang pelaku UMKM Binaan Bank Indonesia Yogyakarta mengunjungi tempat produksi Pie Ngalam di daerah Bandulan kota Malang sore hari tadi (Foto : Agus Yuwono)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Rumah produksi Pie Ngalam di kawasan Bandulan, Kota Malang, ramai didatangi pelaku usaha dari Yogyakarta, sore hari tadi, Kamis (13/08/2026). Sebanyak 35 pelaku UMKM binaan Bank Indonesia (BI) Yogyakarta datang untuk melihat langsung proses produksi sekaligus menggali pengalaman pengembangan usaha Pie Ngalam.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pembelajaran langsung dari pelaku usaha lain yang dinilai memiliki pengalaman dalam mengembangkan produknya.
Dari 35 pelaku UMKM yang datang, sebanyak 10 UMKM bergerak di bidang fashion, 15 UMKM merupakan pelaku usaha subsisten, dan 10 UMKM lainnya berasal dari bidang makanan yang telah mandiri.
Hal tersebut disampaikan Manager Fungsi Pelaksanaan Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusif dan Syariah BI Yogyakarta, Maya Mulyawati yang mengatakan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya ditujukan untuk melihat proses produksi Pie Ngalam semata. Para pelaku UMKM juga diajak mendapatkan inspirasi dari perjalanan usaha sejumlah UMKM di Malang Raya.
“Kunjungan kali ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM dari Yogyakarta karena meski mungkin pelaku UMKM dari Yogyakarta sudah pintar tapi dengan melihat keberhasilan di tempat lain itu bisa jadi inspirasi buat mereka mengembangkan usahanya,” ungkap Maya Mulyawati.

Perwakilan Manajemen Pie Ngalam, Yulinda Nordiana M. saat sharing pengembangan usia Pie Ngalam kepada para pelaku UMKM Binaan Bank Indonesia Yogyakarta sore tadi (Foto : Agus Yuwono)
Dalam kunjungan tersebut, para peserta juga mendapat kesempatan menyimak pengalaman dari tiga UMKM di Malang Raya. Pie Ngalam menjadi salah satu usaha yang dikunjungi untuk melihat secara langsung bagaimana sebuah produk makanan oleh oleh dikembangkan hingga dikenal masyarakat Malang Raya dan wisatawan.
Maya berharap pertemuan antara pelaku UMKM Yogyakarta dan Malang tidak berhenti pada kegiatan berbagi pengalaman. Menurutnya, pertemuan tersebut juga dapat membuka peluang kerja sama pemasaran antardaerah.
“Dengan adanya kunjungan ini bisa saja terjalin kerjasama UMKM Malang dengan UMKM Yogyakarta untuk memasarkan produknya di Yogyakarta ataupun sebaliknya. Terlebih pengembangan UMKM itu berkaitan dengan ekonomi mengingat UMKM memiliki peran yang sangat besar bagi perekonomian negara,” ujar Maya.
Suasana kunjungan di rumah produksi Pie Ngalam berlangsung cukup interaktif. Para pelaku UMKM Yogyakarta terlihat aktif bertanya mengenai proses pengembangan usaha, termasuk ketika melihat langsung aktivitas produksi Pie Ngalam.

Para pelaku UMKM Binaan Bank Indonesia Yogyakarta melihat tempat produksi dan mencoba memproduksi Pie Ngalam (Foto : Agus Yuwono)
Kunjungan para pelaku UMKM binaan BI Yogyakarta ini diterima langsung oleh Perwakilan Manajemen Pie Ngalam, Yulinda Nordiana M. Dalam sesi berbagi pengalaman, Yulinda menceritakan perjalanan Pie Ngalam sejak awal dirintis hingga berkembang seperti saat ini.
Pertanyaan dari para peserta membuat sesi sharing berlangsung lebih cair. Sejumlah hal terkait proses produksi, pengembangan usaha dan inovasi produk menjadi bagian yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
“Alhamdulillah hari ini di tempat produksi UMKM Pie Ngalam ada kunjungan dari UMKM binaan BI Yogyakarta. Tentunya kami merasa senang dan bahagia karena dengan adanya kunjungan ke tempat kami ini bisa sharing bersama sehingga nantinya kita bisa menumbuhkan inovasi lagi untuk produk UMKM kami dan juga teman-teman pelaku UMKM Yogyakarta,” ungkap Yulinda.
Selain membuka kesempatan berbagi pengalaman, pertemuan tersebut juga memunculkan peluang kerja sama antara Pie Ngalam dengan pelaku UMKM dari Yogyakarta.
Yulinda berharap hubungan yang terbangun melalui kunjungan tersebut dapat berlanjut. Ia bahkan berharap pihak Pie Ngalam dapat melakukan kunjungan balasan ke sejumlah lokasi UMKM di Yogyakarta yang hari ini datang berkunjung ke rumah produksi Pie Ngalam. (A.Y)
- Penulis: Agus Yuwono



