~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Damkar Kota Malang Usulkan Penambahan Armada Kebakaran

Damkar Kota Malang Usulkan Penambahan Armada Kebakaran

  • account_circle Fitri Fatma
  • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang | ADADIMALANG.COM —Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang terus mengupayakan penambahan armada operasional untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan penanganan kebakaran di wilayah urban yang kian berkembang.

Kepala UPT Damkar Satpol PP Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, menyatakan bahwa sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran yang dimiliki saat ini sejatinya masih mampu menjalankan tugas pokok dan fungsi secara optimal di lapangan.

“Terkait dengan armada, alhamdulillah untuk sampai saat ini, dibilang cukup, kami masih cukup ya. Nyatanya alhamdulillah setiap kejadian berhasil kami laksanakan kewajiban sampai dengan betul-betul padam,” ujar Pandu.

Meski kondisi armada saat ini tergolong memadai, UPT Damkar Kota Malang menilai perlunya penyesuaian fasilitas teknis seiring dengan modernisasi kota serta pertumbuhan infrastruktur bangunan.

“Cuma harapan kami memang kami ingin adanya tambahan armada, khususnya untuk menjawab perkembangan zaman ya, seperti itu,” tutur Pandu mengevaluasi kebutuhan ideal fasilitas penanganan bencana.

Saat ini, UPT Damkar Kota Malang mengoperasikan sebanyak enam unit kendaraan operasional utama yang terbagi ke dalam dua jenis fungsi teknis penanganan kebakaran di lapangan.

“Kalau sekarang kami ada tiga fire truck ya. Fire truck itu lah kendaraan pemukul atau sniper-nya, penembak, dengan tiga kendaraan supply. Supply ini tujuannya atau fungsinya hanya untuk mengirim bantuan air saja, tidak langsung untuk bertempur di depan ini,” jelas Pandu.

Selain pemenuhan unit unit pemukul utama, keterbatasan fasilitas teknis penanganan gedung bertingkat juga menjadi salah satu fokus perhatian serius dalam kesiapsiagaan tanggap darurat daerah.

UPT Damkar Kota Malang tercatat belum memiliki armada khusus pendukung seperti mobil tangga (sky lift) untuk menjangkau titik elevasi tinggi secara langsung dalam proses evakuasi maupun pemadaman.

“Sampai dengan saat ini armada sekarang kami belum memiliki kendaraan sky lift ya, atau yang mobil tangga. Sehingga kalau pertanyaan sudah bisa menjangkau gedung yang tinggi, ya ini relatif ya. Relatifnya tergantung daripada kendaraan yang ada, kekuatan mesinnya, kekuatan tekanannya berapa bar. Kalau tekanannya bisa 9 bar ke atas, ya mungkin ini bisa sampai dengan lantai 3 masih menjangkau,” kata Pandu.

Guna merealisasikan peremajaan dan penambahan armada penunjang operasional tersebut, UPT Damkar Kota Malang secara konsisten menyuarakan usulan pengadaan anggaran sarana prasarana melalui forum rapat kerja bersama Legislatif Kota Malang.

“Kami usulkan ya. Setiap kali dengan rapat dengan Bapak/Ibu anggota DPRD pasti selalu kami usulkan. Dan memang kami inginkan adanya penambahan,” tegas Pandu. (Ftm/A.Y)

  • Penulis: Fitri Fatma
expand_less