Gubernur Khofifah Resmikan Enam Sarpras Baru di SMAN Taruna Nala Malang
- account_circle Agus Yuwono
- calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
- visibility 45
- print Cetak

Persemian Masjid At-Tarbiyah salah satu sarpas bari di SMAN Taruna Nala Jawa Timur, Tlogowaru, Kota Malang.(Foto : Fatma AdaDiMalang)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan enam sarana dan prasarana (sarpras) baru di SMAN Taruna Nala Jawa Timur, Tlogowaru, Kota Malang, Kamis (20/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat proses pembelajaran, tumbuh kembang, hingga pembentukan karakter siswa di sekolah berbasis berasrama (boarding school) tersebut.
Enam fasilitas baru yang diresmikan meliputi Unit Kesehatan Sekolah (UKS) Pulau Gili Labak, Rumah Makan Masalambu, Rumah Belajar Gunung Semeru, Rumah Belajar Gunung Arjuno, Monumen Kapal Samudra Pratama, serta Masjid At-Tarbiyah.

Monumen kapal menjadi salahsatu yang turut diresmikan oleh Gubernu Khofifah Indar Parawansa siang hari tadi (Foto : Agus Yuwono)
Gubernur Khofifah berharap kehadiran deretan fasilitas pendukung ini mampu memberikan ruang interaksi yang positif serta memperkokoh integritas para taruna dan taruni sebagai penerus bangsa.
“Mudah-mudahan ruang belajar ini juga ruang interaksi yang bisa menguatkan harapan tercapainya cita-cita mereka, ruang tumbuh kembang mereka, pembangunan karakter mereka, dan tentu integritas sebagai warga bangsa,” ujar Khofifah usai meresmikan fasilitas tersebut di Malang, Kamis (20/8/2026).
Pembangunan seluruh sarpras ini terwujud berkat partisipasi aktif komite sekolah. Langkah sinergis ini dilakukan guna memastikan fasilitas penunjang di SMA Taruna Nala tetap relevan dengan standar sekolah ketarunaan.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa fasilitas seperti UKS menjadi kebutuhan vital dalam menjaga kondisi fisik dan kesehatan para siswa selama mengikuti program berasrama.

Gubernur Jawa Tmur meninjau kondisi Unit Kesehatan Sekolah (UKS) Pulau Gili Labak usai meresmikannya (Foto : Agus Yuwono)
“SMA Taruna Nala ini kan boarding school, tentu harus banyak sarana prasarana yang bisa digunakan oleh para taruna kita untuk proses pembelajaran, baik di dalam maupun di luar kelas. Terutama UKS, di sana mereka harus terjaga kesehatannya dan fisiknya sesuai standar,” tutur Aries.
Sebagai tindak lanjut peresmian UKS, Pemprov Jatim berencana menjalin kolaborasi berupa Memorandum of Understanding (MoU) antara sekolah dengan RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Kerja sama ini bertujuan untuk menyuplai kebutuhan obat-obatan dan vitamin bagi para siswa secara berkelanjutan.
“Ibu Gubernur berharap ada kolaborasi dengan rumah sakit milik Pemprov Jatim. Dengan MoU bersama, kebutuhan obat-obatan maupun vitamin bisa terpenuhi dari distribusi rumah sakit tanpa perlu membeli,” kata Aries menambahi.
Selain peresmian fisik, SMAN Taruna Nala juga menerapkan pemetaan potensi siswa melalui program Talent DNA yang bekerja sama dengan lembaga pelatihan ESQ. Program ini dirancang untuk membaca bakat dan karakter murid secara presisi.
Melalui pemetaan Talent DNA, pihak sekolah dan orang tua diharapkan dapat mengarahkan jurusan pendidikan tinggi yang tepat bagi siswa, sekaligus mencegah pemaksaan kehendak dalam menentukan masa depan akademis mereka.
“Hasil dari Talent DNA sangat bermanfaat untuk mengarahkan mereka pada jurusan yang sesuai kebutuhan jenjang lebih tinggi. Jadi orang tua tidak memaksakan anak harus masuk kedokteran atau sekolah kedinasan jika memang tidak cocok,” pungkas Aries. (Ftm/A.Y)
- Penulis: Agus Yuwono



