~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kolaborasi Tiga Lembaga Keuangan Bekali Mahasiswa UIN Maliki Agar Melek Finansial

Kolaborasi Tiga Lembaga Keuangan Bekali Mahasiswa UIN Maliki Agar Melek Finansial

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Sebagai bagian dari rangkaian Road to Bulan Inklusi Keuangan (BIK) tahun 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang dan Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) II Surabaya terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan generasi muda di wilayah Malang.

Kolaborasi tersebut dilaksanakan dengan mengisi kuliah perdana ‘Malang Mbois’ yang diikuti 2.000 lebih mahasiswa baru (maba) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (Maliki) pagi hari tadi, Senin (14/09/2026), dengan mengambil tema ‘Kuliah Hebat, Finansial Sehat, Masa Depan Kuat’ digelar di Sport Center UIN Maliki.

Hadir dan memberikan sambutan, anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr. M Hasanuddin Wahid, M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan kuliah perdana Malang Mbois tersebut dapat membantu mahasiswa mengambil keputusan finansial yang tepat sejak dini.

Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr. M Hasanuddin Wahid, M.Hum., saat memberikan sambutan 

Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr. M Hasanuddin Wahid, M.Hum., saat memberikan sambutan

“​Salah satu cara untuk mampu membuat keputusan yang baik dalam kehidupan salah satunya adalah dengan melek financial, karena mahasiswa itu intinya adalah kemandirian. Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan bagi para mahasiswa baru agar mahasiswa dapat melek finansial sejak menjadi mahasiswa baru,” ungkap Hasanuddin Wahid.

Sementara itu sebelum membuka kegiatan secara resmi, ​Rektor UIN Maliki Malang, Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP., menekankan pentingnya pemahaman risiko sebelum memanfaatkan akses keuangan.

Rektor UIN Maliki Malang, Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP., saat membuka kegiatan kuliah perdana Malang Mbois

Rektor UIN Maliki Malang, Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP., usai membuka kegiatan kuliah perdana Malang Mbois

“​Oleh karena itu literasi seperti hari ini sangatlah penting. Dengan literasi keuangan itu maka kita bisa mengetahui mana yang menjadi kebutuhan dan mana yang menjadi keinginan. Termasuk perilaku keuangan (behaviour financial) juga wajib dipahami, sehingga kegiatan ini dilaksanakan,” pungkas Ilfi Nur Diana.

​Sesi edukasi dikemas dalam bentuk talk show interaktif bersama Kepala OJK Malang Farid Faletehan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Indra Kuspriyadi, dan Kepala Kantor Perwakilan LPS II Surabaya Bambang S Hidayat. Ketiganya memaparkan peran lembaga masing-masing dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, kebijakan moneter, sistem pembayaran, hingga penjaminan simpanan.

​Kepala OJK Malang Farid Faletehan mengingatkan para mahasiswa agar selalu waspada terhadap berbagai bentuk tawaran produk keuangan yang mencurigakan.

“​Tak hanya itu, mahasiswa harus jeli dan waspada terhadap tawaran investasi maupun pinjaman yang tidak masuk akal. Selalu cek legalitasnya melalui OJK agar tidak menjadi korban keuangan ilegal yang dapat merugikan masa depan, ujar Farid.

​OJK Malang bersama Bank Indonesia, LPS, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan tinggi terus berkomitmen memperluas jangkauan literasi finansial dengan harapkan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya paham produk keuangan, tetapi juga bijak memanfaatkannya demi sistem keuangan nasional yang sehat. (A.Y)

  • Penulis: redaksi
expand_less