~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aroma Terapi, Tim ACA Theraphys STIE Malangkuçeçwara Lolos Pendanaan P2MW

Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aroma Terapi, Tim ACA Theraphys STIE Malangkuçeçwara Lolos Pendanaan P2MW

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 331
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Minyak goreng bekas (jelantah) yang selama ini hanya berakhir sebagai limbah, ternyata mampu diolah dan diubah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Hal tersebut yang dilakukan oleh mahasiswa STIE Malangkuçeçwara (ABM) Malang dengan mengembangkan lilin aroma terapi berbahan dasar minyak jelantah.

Inovasi tersebut dikembangkan tim ACA Theraphys STIE Malangkuçeçwara, dimana selain menghasilkan produk yang dapat dipasarkan, pemanfaatan minyak jelantah tersebut juga diarahkan untuk mengurangi potensi pencemaran lingkungan.

Ditemui saat memperkenalkan dan menjual produknya di area car Free Day (CFD) kota Malang, CEO Tim ACA Theraphys yakni Cicin Sofiana mengatakan timnya mengumpulkan minyak jelantah dari rumah tangga maupun pelaku UMKM untuk kemudian diolah menjadi lilin aroma terapi.

“Kita melihat di lingkungan sekitar kita itu banyak sekali limbah minyak jelantah yang bisa mencemari lingkungan karena masyarakat itu belum mengetahui cara untuk mengolahnya. Oleh karena itu kemudian kita mengolahnya menjadi produk yang lebih bernilai ekonomi dan menjaga lingkungan dari limbah minyak goreng bekas atau jelantah itu,” ungkap Cicin.

Pengembangan produk tersebut tidak dilakukan secara instan. Tim ACA Theraphys lebih dulu melakukan riset dan pengembangan untuk menemukan komposisi yang sesuai agar minyak jelantah dapat diolah menjadi lilin aroma terapi.

“Setelah melalui sejumlah percobaan, akhirnya tim kami berhasil menemukan komposisi atau formula yang tepat untuk menghasilkan produk aroma terapi dengan varian destinasi wisata di Malang Raya dan sekitarnya seperti Balekambang, Sendang Biru, Bromo, Tumpak Sewu dan Coban Rondo, hingga Topeng Malangan,” jelas Cicin.

Lolos pendanaan dari Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dari Direktorat Belmawa, Ditjen Diktiristek, KemendiktiSaintek, tim ACA Theraphys mendapatkan dana sekitar Rp9,7 juta yang kemudian dimanfaatkan untuk pengembangan dan produksi lilin aroma terapi berbahan minyak jelantah.

Tidak berhenti pada produksi, tim ACA Theraphys juga membawa inovasi tersebut ke masyarakat dengan berkolaborasi bersama ibu-ibu PKK untuk memberikan edukasi sekaligus pelatihan mengenai cara mengolah minyak goreng bekas menjadi produk lilin aroma terapi.

“Selain itu kita juga berkolaborasi dengan Ibu PKK untuk mengedukasi dan memberikan pelatihan cara untuk memanfaatkan limbah minyak goreng tersebut menjadi lilin aroma terapi seperti yang kita buat ini,” ujar Cicin.

Dalam proses pengembangan produknya, Cicin mengakui tim harus melakukan sejumlah percobaan. Minyak jelantah yang dikumpulkan tidak langsung dapat digunakan sebagai bahan produk tanpa melalui proses riset dan pengolahan.

“Jadi setelah mendapatkan minyak goreng bekas, kita kemudian melakukan riset and development (RnD) dimana kita banyak melakukan percobaan-percobaan hingga berhasil menemukan komposisi atau formula yang pas menurut kita untuk menjadi produk yang saat ini kita produksi saat ini,” ungkap perempuan berhijab ini.

Dalam pembuatan dan ppengembangan produk lilin aroma terapi ACA Theraphys ini Cicin juga dibantu anggota tim lainnya antara lain Navida Kirana sebagai CHRO, Nessyah Ayu Syahputri sebagai CFO, Yunita Amaliani sebagai CMO dan Anggun Nurmala sebagai CPO. Tim tersebut dibina Ir. Dwinita Aryani, MM., Ph.D., sebagai dosen pendamping, dan Rina Irawati, S.E., M.M., CDM., CMS., sebagai kordinator P2MW STIE Malangkuçeçwara.

Bagi ACA Theraphys, pengolahan minyak jelantah bukan hanya berkaitan dengan menghasilkan produk yang dapat dijual. Edukasi kepada masyarakat menjadi bagian lain dari tujuan mereka agar minyak goreng bekas yang selama ini berpotensi menjadi limbah dapat dimanfaatkan kembali. Dengan keterampilan yang diberikan melalui pelatihan, masyarakat diharapkan dapat mengembangkan sendiri pengolahan minyak jelantah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

“Selain itu juga sebagai upaya menjaga lingkungan kita dari pencemaran minyak goreng bekas sehingga lingkungannya tetap sehat dan nyaman untuk ditinggali,” pungkas Cicin. (A.Y)

  • Penulis: redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siang dan Malam Patroli Gabungan Terus Dilakukan Untuk Mempersiapkan New Normal

    Siang dan Malam Patroli Gabungan Terus Dilakukan Untuk Mempersiapkan New Normal

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2020
    • account_circle redaksi
    • visibility 214
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Di masa transisi paska penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam mempersiapkan penerapan New Era beberapa hari lagi, tim gabungan terus melaksanakan Patroli Gabungan. Personel TNI, Polri, Satpol PP dan juga dari instansi terkait terus melaksanakan patroli gabungan baik siang ataupun malam dengan memilih beberapa titik sasarannya. Bahkan tim patroli gabungan akan melaksanakan […]

  • Satgas Waspada Investasi Menghimbau masyarakat mewaspadai penawaran investasi 57 Entitas

    Satgas Waspada Investasi Menghimbau masyarakat mewaspadai penawaran investasi 57 Entitas

    • calendar_month Rabu, 7 Mar 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 438
    • 1Komentar

    Jakarta – Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap penawaran produk atau kegiatan usaha dari 57 entitas yang telah dipantau dan diperiksa langsung oleh Satgas Waspada Investasi. Adapu 57 entitas yang harus diwaspadai tersebut terdiri dari beberapa […]

  • Titiek Soeharto : sudah waktunya emak-emak bergerak turun ke kampung dan desa-desa

    Titiek Soeharto : sudah waktunya emak-emak bergerak turun ke kampung dan desa-desa

    • calendar_month Sabtu, 19 Jan 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Titiek Soeharto minta emak-emak turun ke kampung dan desa untuk sosialisasikan program Prabowo Sandi. Kota Malang – Dihadiri ratusan perwakilan relawan Prabowo Sandi, Titiek Soeharto mendeklarasikan Relawan Pemenangan Prabowo Sandi seMalang Raya sore hari ini, Sabtu (19/01). Acara deklarasi dimulai dengan sambutan Ketua Pemenangan Prabowo Sandi kota Malang, Moreno Soeprapto yang juga menjabat sebagai Ketua […]

  • Pastikan Pendampingan Psikologis Keluarga Berjalan Lancar, Wali Kota Sutiaji Kunjungi Rumah Korban Tragedi Kanjuruhan

    Pastikan Pendampingan Psikologis Keluarga Berjalan Lancar, Wali Kota Sutiaji Kunjungi Rumah Korban Tragedi Kanjuruhan

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 121
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Suasana duka masih sangat terasa di rumah keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Kedukaan itu juga sangat dirasakan oleh Wali Kota Malang Drs H. Sutiaji dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang Hj. Widayati Sutiaji saat berkunjung ke 10 rumah korban di wilayah Kecamatan Kedungkandang hari ini, Selasa (11/10/2022). Kunjungan kali ini dilakukan dalam rangka […]

  • DPC Gerindra kota Malang mulai penerimaan pendaftaran calon anggota DPRD

    DPC Gerindra kota Malang mulai penerimaan pendaftaran calon anggota DPRD

    • calendar_month Sabtu, 28 Apr 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 654
    • 0Komentar

    Kota Malang – Meskipun tenggat waktu penyerahan nama-nama calon legislatif (caleg) masih cukup lama, namun DPC Gerindra kota Malang sudah melaksanakan persiapan sejak jauh-jauh hari. Persiapan itu dilaksanakan dengan membuka pendaftaran calon anggota DPRD kota Malang sejak hari ini di kantor DPC Gerindra di jalan Setaman nomor 15 kota Malang. Ketua Badan Seleksi Gerindra kota […]

  • Luluskan 1.642 Mahasiswanya, UNISMA Gelar Wisuda Selama Tiga Hari Sejak Tanggal 25 Oktober 2025

    Luluskan 1.642 Mahasiswanya, UNISMA Gelar Wisuda Selama Tiga Hari Sejak Tanggal 25 Oktober 2025

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Disebabkan jumlah mahasiswanya yang mengikuti wisuda ke-77 ini sangat membludak hingga 1.642 orang, Universitas IsIam Malang (UNISMA) akhirnya memutuskan melaksanakan wisuda ke-77 dalam tiga termin pelaksanaan. Pelaksanaan wisuda akan dimulai tanggal 25 Oktober 2025 hingga tanggal 27 Oktober 2025, dimana setiap harinya akan diikuti sebanyak 550 orang wisudawan. Hal tersebut […]

expand_less