Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

Pekerja Event di Bali Gelar Hybrid Drive in Concert

Pekerja Event di Bali Gelar Hybrid Drive in Concert

ADADIMALANG – Para pekerja event di Bali yang tergabung dalam DPD IVENDO (Dewan Industri Event Indonesia) Bali, gelar Hybrid Drive in Concert.

Sejak April 2020, para pekerja event telah membuat serangkaian diskusi untuk menyusun manual panduan pelaksanaan event yang merujuk pada protokol kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan. Mulai dari sisi event supplier (produksi), event organizer hingga pengisi acara serta crowd controlnya.

Kini, rancangan manual panduan protokol kesehatan event tersebut akan dibuatkan simulasi sebelum menjadi sebuah Dynamic Operating Procedure (DOP). Simulasi akan diselenggarakan pada Selasa (18/8/2020) bertempat di Gong Perdamaian Kertalangu, Denpasar, Bali berbentuk Hybrid Drive in Concert yang mengkolaborasikan antara offline dan online system dalam sebuah kegiatan festival.

Kegiatan ini pertama kali di Bali yang diselenggarakan oleh lebih dari 50 industri event mulai event organizer, event supplier (dekorasi, sound system, lighting, dan lainnya), musisi dan MC. Selain itu, juga melibatkan UKM kuliner, tenaga medis hingga media serta para stakeholder pariwisata sebagai peserta simulasi layaknya sebuah kegiatan pada umumnya.

Sekretaris Deputi Bidang Produk Wisata & Penyelenggara Kegiatan (Events) merangkap Plt. Direktur Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf RI, Edy Wardoyo, mengapreasiasi kegiatan simulasi ini.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas upaya yang diselenggarakan oleh DPD IVENDO Bali bekerjasama dengan rekan rekan pemangku kepentingan MICE Event dan para musisi untuk mengadakan kegiatan simulasi protokol kesehatan. Kita semua berharap bahwa panduan yang disusun dapat segera diterbitkan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Sehingga kegiatan baik Event Festival maupun pertunjukan dapat dilakukan dengan baik dan sesuai dengan kondisi saat ini, “ ujar Edy Wardoyo, dalam rilisnya.

Perlu diketahui, acara ini melibatkan sekitar 70 mobil undangan terbatas dengan kapasitas maksimum 4 orang atau menempati 50% kapasitas area Gong Perdamaian. Para undangan ini bukan hanya menyaksikan pertunjukan di atas panggung, melainkan juga menjadi pelaku simulasi.

Simulasi acara ini di mulai sejak pre-event. Di mulai dengan persiapan kegiatan dari gudang masing-masing event supplier, proses loading hingga set up area pertunjukan.

“Sedangkan untuk undangan di mulai dari saat kedatangan. Undangan, pekerja event dan musisi serta semua pihak yang terlibat yang memasuki area simulasi diwajibkan melakukan registrasi melalui digital platform. Semua informasi disajikan dalam digital platform tersebut, mulai tata tertib, mekanisme pembelian makanan, menu serta akses komunikasi dengan helpdesk serta medis,” papar Ketua DPD IVENDO Bali, Grace Jeanie.

Menariknya dalam simulasi ini, bukan hanya sekedar berkegiatan saja. Gugus tugas COVID 19 Pemprov Bali pun terlibat mulai cek kesiapan hingga memberikan safety briefing sebelum acara. Pun tim show management yang dilibatkan kali ini cukup unik karena show director-nya yang juga salah satu anggota tim penyusun manual adalah seorang dokter ahli bedah yaitu dr.Ryandi Satrio,M.Biomed,Sp.B dan untuk panduan media peliputan tatanan adaptasi era baru juga melibatkan media dan wartawan senior.

“Harapan kami, kegiatan simulasi ini sebagai semangat bagi kawan-kawan industri event, dan musisi untuk tetap berpikir positif dan terus kreatif serta terus memiliki harapan bahwa kondisi akan kembali pulih. Tetap bisa berkegiatan dengan prinsip kehati-hatian. Dan tentunya, output dari simulasi ini menjadi draft usulan panduan dalam pelaksanaan kegiatan event. Video simulasi, nantinya juga bisa menjadi bahan promosi bagi Bali, menjadi bagian dari upaya pemulihkan pariwisata Bali di bidang event,” ujar Grace Jeanie. (A.Y)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan