Perpustakaan Kota Malang Tambah Jam Layanan dan Siapkan Konsep Kafe Literasi
- account_circle Fitri Fatma
- calendar_month 14 jam yang lalu
- print Cetak

Kepala Dispussipda Kota Malang, Ir. Yayuk Hermiati, M.H., (Foto : Fatma AdaDiMalang)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana memperpanjang jam layanan di Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang hingga malam hari serta membuka operasional pada hari Minggu. Langkah inovatif ini diambil guna merespons tingginya aspirasi masyarakat dan mahasiswa yang membutuhkan ruang belajar fleksibel serta terintegrasi dengan aktivitas publik.
Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., menyampaikan bahwa sebagai kota pendidikan, pembenahan fasilitas layanan literasi menjadi salah satu prioritas utama. Penyesuaian jam operasional ini ditargetkan dapat mengakomodasi kebutuhan warga yang kerap beraktivitas hingga malam hari.
“Rata-rata mereka datang kalau pagi sampai siang, sore, mereka kuliah atau kerja. Jadi kita track mereka buka. Sampai nanti perpustakaan juga sampai dengan jam 9 malam,” ujarnya
Selain perpanjangan jam buka hingga pukul 21.00 WIB pada hari kerja, Pemkot Malang juga menyoroti potensi pemanfaatan momentum Car Free Day (CFD) yang berlangsung setiap hari Minggu di kawasan Jalan Ijen. Selama ini, gedung perpustakaan tutup pada akhir pekan, sehingga warga yang berolahraga tidak dapat mengakses layanan literasi tersebut.
Untuk mengoptimalkan momen akhir pekan, operasional perpustakaan diusulkan tetap dibuka terbatas pada Minggu pagi. Skema ini dirancang agar masyarakat dapat memadukan kegiatan rekreasi dengan aktivitas membaca.
“Hari Minggu kan tutup. Nah, ini, saya berharap ada keinginan juga dari warga, bahwa selain mereka nanti menikmati car free day di luar, mereka juga bisa menikmati car free day sambil membaca. Ya paling tidak kalau hari Minggu jam 13.00 WIB ini bukanya,” kata Wahyu
Guna menunjang kenyamanan pengunjung, Pemkot Malang juga merencanakan konsep kafe literasi di area perpustakaan. Konsep tersebut memadukan suasana ruang baca dengan penyediaan kudapan, sehingga pemustaka dapat belajar dengan lebih santai seperti di kafe modern.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dispussipda Kota Malang, Ir. Yayuk Hermiati, M.H.,menyatakan kesiapannya untuk segera melakukan penataan personel internal. Pembahasan penyesuaian jadwal kerja pegawai dan penambahan SDM dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang.
“Dalam waktu dekat minggu ini, kita rapat pembahasan penambahan jumlah personel atau penataan istilahnya. Penataan jumlah personel itu kan kita bisa nambah jam layanan. Karena itu yang paling dibutuhkan oleh masyarakat,” terang Yayuk
Terkait pengembangan fisik seperti pembangunan kafe literasi dan penambahan koleksi buku, Yayuk menjelaskan bahwa realisasinya baru dapat diusulkan pada anggaran mendatang di 2027. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran operasional dan siklus penetapan APBD tahun berjalan yang telah rampung.
“Kalau untuk kafe literasi, karena kami memang butuh fisik yang harus ditambahkan, itu nanti kami tentunya menunggu arahan dari pimpinan. Kalau untuk tahun ini sepertinya tidak memungkinkan karena anggaran kan sudah selesai, mungkin baru di tahun 2027 untuk usulan,” pungkas Yayuk. (Ftm/A.Y)
- Penulis: Fitri Fatma



