~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Puluhan Siswa Sempat Flu, Disdikbud Kota Malang Terbitkan Edaran Waspada ISPA

Puluhan Siswa Sempat Flu, Disdikbud Kota Malang Terbitkan Edaran Waspada ISPA

  • account_circle Fitri Fatma
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang | ADADIMALANG.COM —Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menerbitkan surat edaran (SE) kewaspadaan dini menyusul adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah Jawa Timur. Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif untuk menekan potensi penularan di lingkungan sekolah.

Dalam edaran tersebut, Dikbud Kota Malang merujuk pada data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) hingga minggu ke-36 tahun 2026 yang mencatat tren kenaikan kasus ISPA di tingkat provinsi.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Muflikh Adhim, mengonfirmasi keberadaan surat edaran tersebut. Pihaknya mengimbau seluruh warga sekolah untuk memperketat penerapan protokol kesehatan guna memutus rantai penularan.

“Jadi dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus penyakit influenza, sekolah diminta untuk mengoptimalkan edukasi kesehatan kepada warga sekolah,” ujar Adhim saat memberikan keterangan.

Selain mengedukasi, sekolah juga diminta mengoperasikan kembali Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara disiplin. Hal ini mencakup penyediaan sarana cuci tangan hingga penekanan tata cara etika batuk dan bersin di ruang kelas.

“Meningkatkan perilaku hidup bersih (PHBS) dan menerapkan etika batuk dan bersin,” jelasnya menambahkan.

Mengenai temuan di lapangan, Adhim mengungkapkan bahwa pihak puskesmas sempat melaporkan adanya temuan siswa yang terpapar gejala flu di salah satu sekolah di Kota Malang. Berdasarkan laporan awal sejak Senin minggu sebelumnya, sekitar 50 siswa sempat mengeluhkan kondisi kesehatan tersebut.

“Laporannya itu ada di SMP Taman Siswa. Dari Senin minggu lalu, tapi sudah berangsur-angsur masuk semua itu. Kira-kira sekitar 50 siswaan,” ungkap Adhim.

Meski sempat mencatat puluhan siswa, Adhim memastikan bahwa gejala yang dialami para murid masuk dalam kategori ringan. Sebagian besar siswa kini telah pulih dan kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar secara normal.

“Cuma flu, istilahnya flu tidak berat lah. Tapi sudah berangsur-angsur kembali lagi ke sekolah,” tuturnya.

Sampai saat ini, Dikbud Kota Malang belum menerima laporan signifikan terkait lonjakan kasus serupa di sekolah-sekolah lain maupun wilayah kecamatan tertentu. Kendati demikian, koordinasi bersama Dinas Kesehatan dan fasilitas kesehatan setempat terus berjalan untuk memantau perkembangan terkini di lapangan.

“Mulai reda, belum ada laporan lagi hari ini. Nanti kalau ada laporan dari Puskesmas, biasanya ada laporan masuk ke kami,” pungkas Adhim. (Ftm/A.Y)

  • Penulis: Fitri Fatma
expand_less