Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan kini mulai merambah ke tingkat desa demi mendongkrak perekonomian lokal. Langkah inovatif ini diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat oleh sivitas akademika STIE Malangkuçeçwara di Desa Turirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

​Sekitar 60 warga yang didominasi ibu-ibu pelaku usaha mikro berkumpul untuk mengikuti pelatihan copywriting berbasis AI. Suasana pelatihan berlangsung meriah dan interaktif karena materi yang disajikan sangat relevan dengan kebutuhan pemasaran produk rumahan mereka. Pihak kampus menghadirkan alumnus sukses, Heru Nurwahyudin, yang dikenal sebagai pemilik brand camilan Super Heru untuk berbagi formula sukses secara langsung.

Salah satu anggota Tim PKM STIE Malangkuçeçwara, Prof. Dr. Yupono Bagjo, M.Si., menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi yang difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat pedesaan.

​”Kali ini pengabdiannya diarahkan untuk mengembangkan sumber daya manusia masyarakat di desa Turirejo Lawang dimana hari ini materi yang diberikan adalah pemanfaatan Artifisial inteligence (AI) untuk pengembangan usaha warga masyarakat di desa ini,” ungkap Prof. Yupono.

​Prof. Yupono juga mengaku sangat gembira melihat respons aktif dari para peserta sepanjang sesi praktik berlangsung. Kemampuan adaptasi para ibu dalam menyerap teknologi baru ini dinilai menjadi modal besar bagi keberlanjutan bisnis mereka.

​”Respon para peserta sangat bagus, kita bisa lihat dari cara tertawanya, cara menjawab dan memberikan pertanyaannya bagus-bagus. Dan saya juga bersyukur ada hasil besar setelah para ibu-ibu ini dapat memakai program AI untuk marketing mereka,” tambah nya.

Peserta terbaik mendapatkan hadiah apresiasi dari tim PKM STIE Malangkuçeçwara (Foto : Agus Y)
Peserta terbaik mendapatkan hadiah apresiasi dari tim PKM STIE Malangkuçeçwara (Foto : Agus Y)

​Kepala Desa Turirejo, Arief Sukmawanto, SH., MM., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dibawa oleh STIE Malangkuçeçwara. Menurutnya, wawasan mengenai kecerdasan buatan merupakan hal yang sepenuhnya baru bagi warga setempat.

​”Belum pernah ada ya, baru pertamakali ini. Itupun dari kampus STIE Malangkuçeçwara. Menurut saya kegiatan ini sangat menguntungkan bagi kita semua. Umumnya pada warga masyarakat yang mana nantinya akan membawa dampak dengan menambah inovatif-inovatif dalam usahanya baik UMKM maupun bisnis yang tengah dijalankan saat ini,” kata Arief.

​Dalam sesi teknis, Heru Nurwahyudin membimbing peserta memanfaatkan AI Gemini untuk menyusun kalimat promosi yang memikat guna mengoptimalkan fitur status di aplikasi pesan instan.

​”Kegiatan kali ini kita bersama UMKM desa Turirejo Lawang untuk sama-sama belajar meningkatkan penjualan melalui platform digital. Salah satunya memakai AI Gemini untuk membuat status whatsapp sehingga bisa banjir orderan,” jelas Heru.

​Ia menambahkan, kendala utama pelaku usaha kecil selama ini adalah merangkai kata penawaran yang menarik pembeli serta keterbatasan fasilitas foto komersial. Kehadiran teknologi ini menjadi solusi instan yang memangkas kesulitan tersebut.

​”Gampangannya kita sebut sebagai robot untuk membantu, sehingga mereka sangat antusias sekali karena selama ini mereka kesulitan memikirkan kata-kata yang menarik dan gambar produk yang profesional. Lewat bantuan AI ternyata mereka mampu dan bisa membuat. Terbukti tadi saat status WA dibuat, sudah ada yang bertanya berapa harga produk mereka. Ini membuktikan bahwa status WA juga dapat berpengaruh besar pada penjualan mereka,” pungkas Heru. (Red)