Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

Banyak Didatangi Masyarakat Terdampak Covid-19, Indra Bayu Buka Posko Pengaduan Masalah Perbankan

Banyak Didatangi Masyarakat Terdampak Covid-19, Indra Bayu Buka Posko Pengaduan Masalah Perbankan

ADADIMALANG – Masih terkait dengan Corona Virus Desease (Covid-19) yang juga merebak di wilayah Indonesia, ternyata membawa dampak kepada masyarakat.

Masyarakat mengalami dampak signifikan dalam hal perekonomian sebagai akibat kebijakan beraktifitas di rumah dan juga social distancing serta physical distancing yang diterapkan oleh pemerintah.

Dampak perekonomian yang dirasakan oleh masyarakat menyebabkan terkendalanya pemenuhan kewajiban mereka dalam membayar tagihan pelbagai pinjaman kredit. Akhirnya masyarakat resah karena merasa dikejar-kejar tagihan kredit di saat kondisi sulit seperti saat ini.

Keresahan itu kemudian disampaikan ke kantor IDR Law Firm di jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo Nomor 36 Kota Pasuruan dengan tujuan menemukan solusi dari keresahan yang dirasakan saat ini.

Melihat banyaknya masyarakat yang datang ke kantornya untuk mendapatkan solusi tersebut, IDR Law Firm memutuskan untuk membuka Posko Pengaduan Hukum khusus masalah perbankan akibat pengaruh langsung maupun tidak langsung dari merebaknya virus Covid -19 ini.

“Posko ini kami buka karena kantor kami banyak didatangi masyarakat khususnya ibu-ibu yang memiliki hutang di Koperasi atau di Bank, orang memiliki tanggungan leasing kredit kepemilikan kendaraan bermotor,” ungkap Pimpinan IDR Law Firm, Indra Bayu.

Advokat Indra Bayu

Menurut Indra Bayu, masyarakat yang datang rata-rata mengadu karena merasa resah karena terus ditagih oleh jasa penagih hutang yang melakukan upaya penagihan disaat masyarakat mengalami dampak perekonomian akibat Covid-19 ini.

“Didominasi nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) bank ternama, nadabah BPR, Koperasi dan lembaga keuangan lainnya yang ada di kota Pasuruan dan sekitarnya yang terkena dampak langsung ataupun tidak langsung dari merebaknya Covid-19 di Indonesia,” ungkap alumnus Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) ini.

Dapak kebijakan yang diambil oleh pemerintah dalam upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 ini menurut Indra Bayu berdampak kepada pelbagai usaha atau mata pencaharian masyarakat.

“Di saat usaha masyarakat terkena dampaknya, tanggungan pembayaran angsuran di sisi lain tetap tertagih di saat pemerintah tengah berusaha mengatasi persoalan Covid-19 bisa segera terselesaikan,” ungkap Indra Bayu.

Dari kondisi yang ada saat ini, IDR Law Firm menyatakan bahwa saat ini yang terjadi adalah Force majeure yaitu suatu keadaan atau kejadian di luar kemampuan manusia sehingga tidak dapat dihindarkan dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

“Oleh karena itu, kami memohon kepada Lembaga Keuangan seperti Bank, BPR, Koperasi, Multifinace dan sebagainya untuk dapat bisanya dilakukan penundaan pembayaran angsuran. Paling tidak, jika keadaan sangat memaksa dan merupakan solusi positif adalah dengan dilakukan restrukturisasi pertama terhadap nasabah perbankan maupun non perbankan disaat situasi dan kondisi ini agar beban kreditur tidak semakin bertambah berat,” ujar Indra Bayu yang juga membuka kantor di Komplek Ruko Mas Sawojajar Block M.48, jalan Danau Limboto Utara Sawojajar Kota Malang ini.

Indra Bayu mempersilahkan jika ada masyarakat yang ingin menyampaikan keresahan mereka terkait permasalahan perbankan ke Posko yang telah dibuka oleh IDR Law Firm tersebut.

“Kita sama-sama berjuang, melawan Corona dan saling menguatkan,” pungkas Indra Bayu. (A.Y)

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan