~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dapur Gizi RSSA Malang Terbakar, Pelayanan Medis Dipastikan Aman

Dapur Gizi RSSA Malang Terbakar, Pelayanan Medis Dipastikan Aman

  • account_circle Fitri Fatma
  • calendar_month 41 menit yang lalu
  • visibility 39
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Peristiwa kebakaran melanda area Dapur Gizi Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang pada Rabu (9/9/2026) sore sekitar pukul 14.50 WIB.

Beruntung, insiden tersebut tidak memakan korban jiwa maupun mengganggu pelayanan medis pasien secara mendasar.

Kebakaran pertama kali terdeteksi dari bagian atap ruang Dapur Gizi RSSA. Pihak rumah sakit langsung mengaktifkan sistem tanggap darurat code red untuk melakukan penanganan awal dan mengevakuasi area sekitar lokasi kejadian dari ancaman bahaya api.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api. Berkat kesigapan petugas gabungan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 15.40 WIB.

Humas RSSA Malang, Muhammad Syamsul Bakhri, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa atau luka-luka, baik dari kalangan pasien maupun tenaga medis dan karyawan rumah sakit.

“Yang terbakar di instalasi gizi, jadi tidak ada korban jiwa, pasien maupun petugas. Alhamdulillah sudah tertangani, ya, insya Allah,” kata Syamsul.

Terkait dugaan penyebab kebakaran, Syamsul menjelaskan bahwa insiden ini diduga akibat gangguan pada instalasi kelistrikan di bagian atap bangunan. Namun, kepastian penyebab utama masih menunggu proses penyelidikan resmi dari pihak berwajib.

“Penyebab dari kebakaran sampai saat ini masih dalam proses investigasi oleh pihak berwenang, namun dugaan sementara berasal dari hubungan pendek arus listrik yang berada di atap ruang dapur RSSA,” tuturnya.

Foto : Ist

Foto : Ist

Meskipun api tidak membakar ruang perawatan, asap tebal sempat berdampak pada dua lokasi rawat inap, yaitu Ruang Rawat Inap Khusus Anak dan Ruang Rawat Inap Khusus Ibu/Wanita. Pihak rumah sakit bergerak cepat memindahkan pasien anak ke ruangan yang lebih aman dari paparan asap.

Mengenai penyediaan pasokan makanan pasien pascakebakaran, pihak manajemen RSSA Malang telah menyiapkan skema antisipasi. RSSA berkolaborasi dengan pihak ketiga guna memastikan kebutuhan gizi seluruh pasien rawat inap tetap terpenuhi sesuai standar kesahatan.

“Karena lokasi kebakaran adalah dapur gizi, untuk memastikan pelayanan makanan pasien tetap berjalan, sementara waktu RSSA akan bekerjasama dengan katering dengan tetap memperhatikan standar pelayanan gizi pasien,” jelas Syamsul.

Manajemen RSSA Malang menegaskan bahwa seluruh operasional rumah sakit, baik pelayanan IGD, rawat inap, maupun rawat jalan, tetap berjalan normal. Pihak rumah sakit kini berfokus melakukan pendataan kerugian serta rapat pleno untuk langkah penanganan lanjutan. (Ftm/A.Y)

  • Penulis: Fitri Fatma
expand_less