~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Diskusi FH UB dan Imparsial Soroti Ranperpres Pelibatan TNI dalam Penanggulangan Terorisme, Singgung Transparansi dan Supremasi Sipil

Diskusi FH UB dan Imparsial Soroti Ranperpres Pelibatan TNI dalam Penanggulangan Terorisme, Singgung Transparansi dan Supremasi Sipil

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 423
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Rancangan Peraturan Presiden (Ranperpres) tentang pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme menjadi sorotan dalam diskusi publik yang digelar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) bersama Imparsial pagi tadi, Rabu (04/03/2025). Forum diskusi ini menempatkan isu demokrasi, hak asasi manusia, dan supremasi sipil sebagai titik tekan pembahasan.

Diskusi yang berlangsung di Hall Rudi Margono dan Didik Farhan gedung C FH UB ini setidaknya diikuti lebih dari 150 peserta yang mayoritas adalah mahasiswa Fakultas Hukum. Antusiasme peserta menunjukkan isu ini tidak hanya relevan secara kebijakan, tetapi juga penting dalam ruang akademik.

Menghadirkan empat narasumber dari latar belakang berbeda diharapkan dapat membedah Ranperpres dari berbagai sudut pandang. Para narasumber ini adalah Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra, Dosen Pidana FH UB Milda Istiqomah, S.H., MTCP, Ph.D., Dosen Ilmu Politik FISIP UB Arief Setiawan, S.IP., MPS., serta Akhol Firdaus dari lembaga C-Mars.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FH UB, Dr. Muktiono, S.H., M.Phil., menekankan pentingnya diskusi tersebut di tengah dinamika geopolitik global yang beririsan dengan isu terorisme.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FH UB, Dr. Muktiono, S.H., M.Phil., saat memberikan sambutan dan membuka acara diskusi publik pagi tadi (Foto : Agus Yuwono)

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FH UB, Dr. Muktiono, S.H., M.Phil., saat memberikan sambutan dan membuka acara diskusi publik pagi tadi (Foto : Agus Yuwono)

“Saya kira membahas hal ini dengan para expertis di bidang terorisme, kebebasan beragama, supremasi sipil terkait dengan peran TNI hingga hubungan internasional, maka saya berharap diskusi ini tidak hanya berhenti di sini dan akan berlanjut kepada kegiatan-kegiatan berikutnya sebagai bagian turut berkontribusi dalam menjaga salah satu pesan reformasi yaitu supremasi sipil,” ungkap Muktiono.

Menurut Muktiono, forum diskusi tersebut bertujuan memastikan agar pelibatan TNI dalam penanganan terorisme tetap berada dalam koridor negara hukum, demokrasi, hak asasi manusia, dan prinsip supremasi sipil.

“Diskusi ini akan memberikan masukan terhadap kebijakan hukum, penerbitan ranperpres, sehingga sejalan dengan prinsip negara hukum, hak asasi manusia dan demokrasi. Dan juga secara akademik memberikan sosialisasi kepada mahasiswa, agar mereka juga mempunyai pandangan yang kritis terhadap bagaimana membentukan ranperpres itu dan juga terhadap aspek-aspek pelaksanaannya,” pungkas Muktiono.

Dari sisi masyarakat sipil, Ardi Manto Adiputra selaku Direktur Imparsial menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap rancangan aturan tersebut.

“Pertama, kami melihat proses pembahasan dalam perpres ini tidak transparan, tidak cukup akuntabel, sehingga kami mencurigai tentu di dalamnya terdapat poin-poin atau pasal-pasal yang sebetulnya dapat mengancam kebebasan sipil itu sendiri. Karena sudah jelas, kalau proses pembahasannya tertutup, disembunyikan, tidak akuntabel, itu biasanya selalu ada klausul-klausul pasal yang merugikan masyarakat sipil,” ungkap Ardi Manto.

Ia juga menyoroti substansi draf Ranperpres yang dinilai menyimpan persoalan serius.

“Misalnya pelibatan TNI itu dilakukan pada setiap skala atau level penanganan, yaitu mulai dari penangkalan, penindakan sampai kepada pemulihan dan juga bahkan jenis-jenis operasi atau pelibatan TNI itu tidak memiliki definisi yang cukup detail,” ungkapnya.

Menurut Ardi, perlu kejelasan batas kewenangan agar tidak terjadi tumpang tindih tugas antar lembaga. Saat ini penanganan tindak pidana terorisme telah melibatkan Densus 88 dari kepolisian serta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Jika ruang peran tidak diatur secara tegas, potensi irisan kewenangan dinilai terbuka. (A.Y)

Video :

  • Penulis: Agus Yuwono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarasehan Kehumasan MPR di Auditorium Fakultas Humaniora dan Budaya UIN Maliki hari Jumat kemarin (08/07/2022).

    Sarasehan di UIN Malang, Budi Muliawan Ajak Mahasiswa Gelorakan Semangat Kebangsaan Melalui Medsos

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 337
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Revolusi Industri 4.0 membuat perkembangan teknologi informasi berkembang begitu cepat. Bahkan saat ini hampir tidak ada lini kehidupan yang lepas dari teknologi informasi, terutama di kalangan anak muda yang ramai disebut dengan GenZ ini. Sayangnya, belum semua kalangan muda, termasuk mahasiswa menjadikan teknologi informasi dan media sosial (medsos) untuk hal-hal yang positif. Tekait […]

  • Sam HC-Ganis Rumpoko Siap Hadapi Debat Kedua dengan Solusi Inovatif Melalui Program Kota Pintar dan Lestari

    Sam HC-Ganis Rumpoko Siap Hadapi Debat Kedua dengan Solusi Inovatif Melalui Program Kota Pintar dan Lestari

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Pasangan Calon (paslon) nomor 2  Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Heri Cahyono (Sam HC) dan Ganis Rumpoko (Mbak Ganis) siap menghadapi debat publik kedua Pilkada Kota Malang dengan optimisme tinggi dan strategi matang. Mengusung visi ‘Malang Nyaman, Kreatif dan Berdaya Saing’, pasangan calon nomor urut 2 ini akan […]

  • Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., saat menyerahkan potongan tumpeng kepada perwakilan pengusaha dalam Sarasehan Peringatan Hari Buruh Internasional pagi tadi (Foto : Agus Y)

    May Day di Malang, Wali Kota Wahyu Serukan Kolaborasi Demi Kesejahteraan Buruh

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Momen Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Malang hari ini (01/05/2025), diisi dengan kegiatan sarasehan peringatan Hari Buruh Internasional yang berjalan dengan suasana yang hangat dan penuh semangat kebersamaan. Dalam kegiatan sarasehan yang diadakan oleh Dinas Tenaga Kerja PMPTSP Kota Malang ini, Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, […]

  • Gelar Konsolidasi Internal, 700 Lebih Pengurus PDIP Kota Malang Dihadirkan Sore Ini

    Gelar Konsolidasi Internal, 700 Lebih Pengurus PDIP Kota Malang Dihadirkan Sore Ini

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Dalam rangka melaksanakan silahturahmi dan konsolidasi onternal, Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) kota Malang menggelar pertemuan dengan para pengurus partainya. Pertemuan yang digelar di kantor DPC PDIP Kota Malang sore ini (23/03) dihadiri setidaknya 700 orang yang merupaka pengurus dari 57 Ranting, 5 PAC, DPC, Badan […]

  • Polres Malang Kota Beri Kejutan dan Kado Ke Korem 083 Baladhika Jaya

    Polres Malang Kota Beri Kejutan dan Kado Ke Korem 083 Baladhika Jaya

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 310
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Usai memberikan kejutan dan hadiah kepada jajaran Kodim 0833 Kota Malang dalam rangka peringatan HUT TNI ke 74, jajaran Polres Malang Kota dipimpin AKBP Dony Alexander mendatangi Makorem 083 Baladhika Jaya pagi ini, Jumat (04/10). Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander menyatakan bahwa tujuan kedatangan dirinya bersama jajaran Polres Malang Kota yang dipimpinnya […]

  • UB Kembali Menambah Tiga Profesor Baru

    UB Kembali Menambah Tiga Profesor Baru

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • account_circle redaksi
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Dua dari Fakultas Peternakan dan satu orang Fakultas Pertanian. ADADIMALANG – Meskipun masih dalam kondisi pandemi, namun produktivitas Universitas Brawijaya (UB) tidak berhenti. Universitas Brawijaya (UB) secara resmi mengukuhkan tiga profesor barunya pagi ini, Sabtu (20/03/2021). Dua Guru Besar UB berasal dari Fakultas Peternakan dan satu orang dari Fakultas Pertanian UB. Profesor Pertama yang dikukuhkan adalah […]

expand_less