Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

FKDM kota Malang gelar FGD tangkal Berita Hoax dan isu SARA

FKDM kota Malang gelar FGD tangkal Berita Hoax dan isu SARA

Kota Malang – Menyadari bahayanya berita hoax dan isu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) dijadikan cara untuk menjatuhkan lawan politik saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah di kota Malang yang berdekatan dengan bulan Ramadhan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) kota Malang menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh agama (toga) kota Malang malam hari ini, Jumat (04/05).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) kota Malang yang dilaksanakan di Hotel regent kota Malang ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) kota Malang, Waka Polres Malang Kota, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tokoh-tokoh undangan lainnya.

Ketua FKDM kota Malang, Nurudin Hadi menjelaskan bahwa kegiatan FGD malam hari ini merupakan rangkaian FGD pertama di tahun 2018 ini dimana Berita Hoax sengaja dipilih sebagai tema untuk mengantisipasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini di kota Malang.

“Seringkali isu SARA dan Hoax itu akan menjadi senjata untuk menjatuhkan lawan politik atau membuat kericuhan saat tujuan politiknya tidak tercapai. Sehingga kita mengantisipasi agar tidak beredar isu SARA dan hoax itu dengan cara menggandeng para tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk mampu meredam isu Hoax dan SARA yang mungkin akan muncul. Jangan sampai isu SARA dan Hoax ini menjadi senjata black champaign dan dikomersialkan,” ungkap Nurudin Hadi.

Sementara itu Sekretaris Daerah yang turut hadir, Wasto menjelaskan kegiatan FGD yang dilaksanakan oleh FKDM dan Bakesbangpol kota Malang tersebut sangatlah tepat di situasi saat ini.

“Dengan perkembangan IT yang sedemikian pesat saat ini bisa menimbulkan suatu permasalahan sendiri, karena dengan teknologi tersebut maka sangatlah mudah untuk menyebarkan berita bohong (hoax) melalui meda sosial. Dan jika tidak ada upaya untuk mencerdaskan masyarakat untuk menangkal berita hoax, maka itu bisa menimbulkan bibit-bibit kebencian dan bibit-bibit persoalan antar masyarakat,” ungkap Wasto kepada awak media.

Wasto berharap tokoh masyarakat dan tokoh agama kota Malang bisa bersama-sama berusaha menangkal berita hoax yang berpotensi memecah belah kerukunan masyarakat kota Malang.

“Data secara nasional itu pengguna internet 18,4% anak usia 10 tahun hingga 24 tahun, sementara pengguna internet di Indonesia 132,7 juta yang merupakan pengguna media sosial. Jika kita biarkan tidak ada pemahaman menyikapi berita hoax maka akan jadi masalah,” pungkas Wasto yang didampingi Kepala Bakesbangpol kota Malang, Indri Ardoyo. (A.Y)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan