Gelar PKM Kampung Lingkar Kampus, FKG dan FIKES UB Sambangi SDN Ketawang Gede hingga Posyandu Matahari
- account_circle Agus Yuwono
- calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
- visibility 45
- print Cetak

Para siswa SDN Ketawang Gede tengah menjalani pemeriksaan Gigi dan Mulut oleh para akademisi FKG UB (Foto : Agus Yuwono)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Program Kampung Lingkar Kampus (KLK) yang merupakan salah satu program unggulan Universitas Brawijaya (UB) kembali hadir di tengah masyarakat. Kali ini, dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Departemen Gizi dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UB menyasar dua lokasi di Kelurahan Ketawang Gede, Kota Malang, dengan kelompok usia yang berbeda.
Dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut dilaksanakan di SDN Ketawang Gede dan Posyandu Matahari RW 1 Ketawang Gede. Di sekolah, kegiatan difokuskan pada edukasi gizi serta kesehatan gigi dan mulut bagi siswa. Sementara di posyandu, mahasiswa FKG UB ikut membantu pelayanan bagi balita hingga lansia.
Ditemui di sela-sela pelaksanaan kegiatan di SDN Ketawang Gede, Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat FKG UB, Dr. drg. Merlya, M.MRS., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Kampung Lingkar Kampus (KLK) UB yang sebelumnya juga dilaksanakan di SDN Mulyorejo I.
“Hari ini kegiatannya sama seperti kegiatan Kampung Lingkar Kampus yang ada di SDN Mulyorejo kapan hari yang merupakan kolaborasi antara FKG dan FIKES UB,” jelas drg Merlya.
Jika kegiatan sebelumnya berfokus pada siswa sekolah dasar, pelaksanaan kali ini memiliki sasaran yang lebih luas. Kegiatan di SDN Ketawang Gede menyasar anak usia 6 hingga 12 tahun, sedangkan kegiatan di Posyandu Matahari diarahkan kepada balita, anak anak dan lansia.
“Jika di sekolah sasarannya adalah anak-anak usia 6 hingga 12 tahun dan untuk masyarakat nanti akan kita laksanakan juga kegiatan yang menyasar di Posyandu Matahari yang ada di RW 1 kelurahan Ketawang Gede dengan sasaran balita, anak-anak dan juga lansia pada tanggal 10 dan 11 Agustus mendatang,” ungkap drg. Merlya.
Di SDN Ketawang Gede, kegiatan diawali dengan edukasi mengenai gizi serta pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, dimana siswa kelas satu hingga kelas tiga mengikuti pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut yang melibatkan sejumlah dosen FKG UB, dokter Co Ass atau koas serta mahasiswa FKG UB. Sementara itu, siswa kelas empat hingga kelas enam mendapatkan edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut. Mahasiswa FKG UB turut masuk ke ruang kelas untuk menyampaikan materi kepada para siswa.

Mahasiswa FKG UB memberikan edukasi kepada siswa kelas 4 hingga 6 di masing-masing kelas (Foto : Agus Yuwono)
Edukasi mengenai gizi juga diberikan oleh Dosen Departemen Gizi FIKES UB, Intan Yusuf Habibie, S.Gz., M.Sc., dimana materi yang disampaikan tidak hanya membahas kebutuhan gizi, tetapi juga hubungan antara makanan dengan kesehatan gigi dan mulut.
“Tentunya ini materi yang saya rasa sangat penting tidak hanya untuk siswa yang sebagai sasaran utama edukasi tapi juga kepada wali murid, alhamdulillah dengan kolaborasi luar biasa dari fakultas di Universita\s Brawijaya ini kita bisa memberikan pemahaman dan persepsi yang sama tentang pentingnya menjaga makanan dan menjaga agar tidak terjadi karies atau kondisi yang tidak diinginkan,” pungkas Habibie.
Setelah menjalani pemeriksaan, para siswa juga mendapatkan bingkisan berupa perlengkapan untuk menjaga kesehatan gigi yang dapat digunakan di rumah.
Salah satu wali murid yakni Resti, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi yang diberikan dapat membantu anak dan orang tua memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi, mulut serta memenuhi kebutuhan gizi anak.
“Dengan begini anak-anak dan orang tua juga mengerti bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan mulut, termasuk memenuhi kebutuhan gizi anak agar tetap sehat,” ungkapnya.
Resti berharap kegiatan pemeriksaan kesehatan seperti itu dapat dilakukan secara rutin di sekolah.
“Ya harapannya kegiatan seperti ini dapat lebih sering lagi dilakukan, sehingga kesehatan gigi dan anak di SDN Ketawang Gede akan lebih terjaga dan terpantau,” pungkas Resti.
Rangkaian kegiatan PkM KLK kemudian berlanjut di Posyandu Matahari RW 1 Ketawang Gede pada hari Selasa (11/8/2026). Di lokasi tersebut, mahasiswa FKG UB ikut turun langsung membantu pengurus posyandu dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan. Kegiatan tidak hanya melibatkan balita dan anak anak, tetapi juga warga lanjut usia yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Keterlibatan mahasiswa tersebut mendapat sambutan dari Ketua Posyandu Matahari RW 1 Ketawang Gede, Usnainiyah.
“Sebenarnya kita malah senang ya ada kerjasama dari mahasiswa FKG UB, apalagi kan mahasiswa UB kan kampusnya dekat dengan kampung kita,” ungkap Usnainiyah.
Menurutnya, keberadaan mahasiswa UB yang terlibat langsung dalam kegiatan posyandu memberikan tambahan dukungan bagi pengurus dan masyarakat, sehingga dirinya berharap kerja sama antara masyarakat Ketawang Gede dengan civitas akademika Universitas Brawijaya dapat terus dilakukan secara rutin.
“Dengan begitu kan kita dapat saling melengkapi gitu loh,” pungkas Usnainiyah.

Mahasiswa FKG UB usai menyerahkan alat peraga kesehatan kepada Pengurus Posyandu matahari di RW I Ketawang Gede (Foto : Agus Yuwono)
Selain membantu pelaksanakan pelayanan Posyandu, para mahasiswa FKG UB juga memberikan alat peraga kesehatan yang dapat dipergunakan untuk mengedukasi masyarakat, termasuk flyer atau brosur yang terkait dengan kesehatan secara umum serta kesehatan gigi dan mulut. (A.Y)
- Penulis: Agus Yuwono



