~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gemar Permainan Angka Tanpa Gadget, Kakak Adik Asal Bali Sabet Medali FABI ke-15

Gemar Permainan Angka Tanpa Gadget, Kakak Adik Asal Bali Sabet Medali FABI ke-15

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
  • visibility 676
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Kebiasaan menperkenalkan permainan angka sejak dini tanpa sentuhan gawai (gadget) membuahkan hasil manis bagi sebuah keluarga asal Singaraja, Bali. Dua putri dari keluarga tersebut berhasil memboyong medali pada ajang Grand Final Festival Anak Berprestasi Indonesia (FABI) ke-15 yang berlangsung di Kota Malang.

​Kedua peserta berbakat tersebut adalah Aisha Inara Prayogi dan adiknya, Aishwa Maulida Prayogi. Aisha yang baru menginjak kelas 3 SD berhasil menyabet medali emas pada kompetisi matematika level 2. Sementara sang adik, Aishwa, yang baru duduk di kelas 1 SD, sukses membawa pulang medali perak pada level 1 di mata pelajaran matematika pula.

​Sang ayah yakni Bayu Kori Prayogi, mengungkapkan bahwa ini merupakan kali kedua bagi Aisha mengikuti kompetisi FABI dan selalu berhasil meraih medali emas. Sementara bagi Aishwa, ajang tahun ini merupakan pengalaman perdananya dan langsung membuahkan medali perak.

​”Sejak kecil anak-anak memang saya arahkan untuk menyukai dunia matematika melalui berbagai permainan angka. Saya juga membatasi mereka agar tidak bermain gadget,” kata Bayu Kori Prayogi.

​Selain pembatasan penggunaan gawai, Bayu menanamkan kedisiplinan belajar setiap hari. Aishwa mengaku sudah terbiasa melatih kemampuan berhitungnya dengan menyelesaikan sekitar 100 hingga 200 soal matematika setiap harinya.

​Hal senada disampaikan Aisha. Berkat bombingan dan didikan ayahnya saat belajar, ia mengaku tidak mengalami kesulitan berarti saat mengerjakan lembar ujian pada babak grand final karena sudah terbiasa latihan di rumah. Ketika ditanya mengenai cita-cita masa depannya, Aisha menjawab polos bahwa ia ingin memiliki profesi dengan penghasilan besar.

​Rasa bangga menyelimuti sang ayah karena kedua putrinya mampu bersaing dengan peserta yang usianya lebih tua. Aisha yang baru kelas 3 harus bersaing di level 2 yang diisi siswa kelas 3 dan 4. Begitu pula dengan Aishwa yang baru kelas 1 harus bertanding di level 1 bersama siswa kelas 1 dan 2.

​Perlu diketahui, a\jang FABI ke-15 tahun 2026 ini mencatatkan peningkatan jangkauan dengan membuka seleksi di 56 wilayah di seluruh Indonesia. Dari total 14 ribu pendaftar, sebanyak 7.000 finalis tersaring untuk berlaga pada babak grand final di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang (FEB UM).

​Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi penganugerahan (awarding) di Hotel Grand Mercure Malang Mirama. Panitia menyaring sekitar 120 peserta terbaik untuk menerima medali, sertifikat, hingga hadiah utama berupa perjalanan wisata (fieldtrip) ke Singapura. (A.Y)

  • Penulis: Agus Yuwono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alumni dan Calon Wisudawan STIE Malangkuçeçwara usai mengikuti kegiatan pembekalan siang tadi (Foto : Agus Yuwono)

    Beri Bekal Calon Wisudawan, CDC STIE Malangkuçeçwara Undang Alumni Sukses

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Seratus lebih calon wisudawan STIE Malangkuçeçwara antusias ikuti sharing success story dari alumni yang dihadirkan. ADADIMALANG.COM | Kampus ABM – Mendekati waktu pelaksanaan wisuda dikampusnya, Carier Development Center (CDC) STIE Malangkuçeçwara (ABM Malang) kembali memberikan pembekalan kepada para calon wisudawannya. Pembekalan Yang diberikan kali ini dalam bentuk sharing Sta Success Story dengan mengundang alumni dari […]

  • Minim Literasi, Dosen FEB UM Kenalkan Pasar Modal Ke Siswa SMK

    Minim Literasi, Dosen FEB UM Kenalkan Pasar Modal Ke Siswa SMK

    • calendar_month Sabtu, 6 Agt 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Dilaksanakan di SMK PGRI 6 Kota Malang agar GenZ tidak salah investasi. ADADIMALANG – Perkembangan teknologi yang begitu pesat di era revolusi industri 4.0 telah menimbulkan berbagai perubahan di banyak lini kehidupan masyarakat. Berbagai hal dan dampak perubahannya saat ini juga mulai dirasakan, salah satunya adalah bagaimana teknologi terasa lebih memudahkan kehidupan masyarakat saat ini. […]

  • 1.000 paket daging qurban dibagikan Polinema saat Idul Adha hari ini

    1.000 paket daging qurban dibagikan Polinema saat Idul Adha hari ini

    • calendar_month Rabu, 22 Agt 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Kota Malang – Sebanyak 1.000 paket daging qurban yang berasal dari 11 ekor sapi dan 7 ekor kambing dari sumbangan keluarga besar Politeknik Negeri Malang (Polinema) tadi dibagikan ke masyarakat sekitar kampus Politeknik Negeri Malang mulai siang hari tadi, Rabu (22/08). Pembagian paket daging qurban tersebut dibagikan usai pelaksanaan Sholat Idul Adha 1439 H yang […]

  • Tari Topeng akan dimasukkan ke kurikulum sekolah

    Tari Topeng akan dimasukkan ke kurikulum sekolah

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2016
    • account_circle redaksi
    • visibility 355
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Dalam rangka menjaga seni dan budaya lokal atau asli dari Malang yang sudah menjadi icon budaya agar makin dkenal dan tidak hilang tergerus jaman, Dinas Pariwisata mengusulkan agar tari topeng bisa dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah dasar di kota Malang. “Ya kita berharap agar tari topeng yang sudah menjadi icon seni budaya Malang […]

  • Anies-Ganjar Bersaing Ketat Menurut CSIS, Bagaimana Prabowo?

    Anies-Ganjar Bersaing Ketat Menurut CSIS, Bagaimana Prabowo?

    • calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
    • account_circle redaksi
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua

  • Polinema percayakan pelatihan LDK mahasiswanya ke Divisi Infanteri 2 Kostrad

    Polinema percayakan pelatihan LDK mahasiswanya ke Divisi Infanteri 2 Kostrad

    • calendar_month Kamis, 26 Jul 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 523
    • 1Komentar

    Kota Malang – Dengan tujuan membentuk karakter mahasiswa yang memiliki rasa cinta tanah air dan untuk memberikan wawasan kebangsaan kepada para mahasiswa barunya, Politeknik Negeri Malang (Polinema) melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Divisi Infanteri 2 Kostrad pagi hari ini, Kamis (26/07). “Sebelumnya mahasiswa kami telah biasa kami ikutkan ke Latihan Dasar Kedisiplinan (LDK) […]

expand_less