Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

Kepala Dinas Pariwisata akhirnya kunjungi Kampung Glintung Go Green dan tawarkan konsep kolaborasi antar Kampung Tematik

Kepala Dinas Pariwisata akhirnya kunjungi Kampung Glintung Go Green dan tawarkan konsep kolaborasi antar Kampung Tematik

Kota Malang – Meskipun telah dikunjungi wisatawan lokal, nasional dan internasional, namun keberadaan Kampung Glintung Go Green (Kampung 3G) yang telah berdiri sejak Enam tahun lalu, ternyata baru hari ini Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Malang Ida Ayu mengunjungi Kampung 3G yang telah mendapat pengakuan hingga dunia internasional.

“Sebenarnya dari dinas Pariwisata sudah sering ke Kampung Glintung Go Green (Kampung 3G) ini seperti Kepala bidang atau Kepala Seksi dari Dinas Pariwisata meski mereka tidak menemui pak RW atau pengurus Kampung 3G. Dan memang ini baru kali pertama saya berkunjung ke Kampung 3G dimana menurut saya sosok Bambang Irianto ini merupakan aset kota Malang dan aset bangsa karena mampu memberikan sumbangsih pemikiran dan bukti nyata dengan membangun kampung 3G,” ujar Kepala Dinas Pariwisata kota Malang, Ida Ayu saat berkunjung ke Kampung 3G pagi hari tadi, Kamis (23/08).

Ida Ayu menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan suatu bangsa tersebut juga berasal dari pembangunan di tingkat kampung-kampung terlebih dahulu.

“Dinas Pariwisata baru tahun kemarin berkiprah bagaimana caranya memajukan kota Malang melalui pariwisatanya termasuk ekonomi kreatif. Sebenarnya saya ingin membawa banyak teman ke Kampung 3G ini agar memiliki satu mindset dalam membangun kampung-kampung kota Malang,” ungkap Ida Ayu.

Keberadaan kampung tematik sudah cukup lama muncul di kota Malang, namun Ida Ayu mengakui bahwa baru di tahun 2019 nanti Dinas Pariwisata kota Malang akan lebih gencar lagi menyasar kampung tematik dan kampung budaya untuk bisa lebih bersinergi dan berkolaborasi.

“Kami juga berharap bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan Kampung Glintung Go Green agar ilmu yang dimiliki Bambang Irianto ini bisa dimaksimalkan dalam membangun kota Malang,” ujar Ida Ayu yang mengaku hanya memiliki 28 personil untuk mengurusi dunia pariwisata, budaya dan ekonomi kreatif ini.

Sementara itu, Ketua RW 23 Purwantoro yang merupakan inisiator kelahiran Kampung Glintung Go Green, Bambang Irianto menyatakan rasa syukurnya atas tawaran dari Dinas Pariwisata kota Malang untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam dengan Kampung Glintung Go Green dalam rangka untuk membangun kota Malang dari sektor pariwisata.

“Memang belum ada kerjasama secara fungsional antar kampung tematik di kota Malang, tetapi jika nanti terwujud kerjasama antar semua kampung tematik maka akan tercipta One Stop Service untuk pariwisata yang akan memerlukan sebuah aplikasi dengan menggunakan teknologi. Sehingga setiap wisatawan yang datang tidak hanya berkunjung pada satu kampung tematik saja yang tentunya akan membuat wisatawan cukup lama berada di kota Malang,” ungkap Bambang Irianto yang akhir bulan ini akan menerima Penghargaan Kalpataru tingkat Pembina Lingkungan dari Presiden Joko Widodo.

Menurut Bambang Irianto, dengan adanya kerjasama antar kampung tersebut maka keberlangsungan hidup bagi kampung tematik akan terjamin karena ada income bagi kampung dan masyarakat.

“Kekuatan antar kampung menjadi sebuah kekuatan sosial untuk membangun kota Malang. Dan sepengetahuan saya belum ada satu aplikasi yang menyediakan layanan pariwisata antar kampung tematik hingga saat ini,” pungkas Bambang Irianto. (A.Y)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan